• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Limbah tambak udang.

DPRD Jember audiensi bersama perwakilan pendemo yang protes kerusakan lahan pertanian akibat limbah tambak udang di selatan Jember, Senin (24/02/2025). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Ratusan Warga Protes Limbah Tambak Udang di Pantai Selatan Jember, Diduga Rusak Lahan Pertanian

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Ratusan warga dari Kecamatan Gumukmas bersama Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jember menggelar aksi protes limbah tambak udang di DPRD Jember, Senin (24/02/2025).

Mereka mengeluhkan penurunan hasil produksi pertanian yang diduga akibat pencemaran limbah tambak udang yang berdiri di sepanjang pesisir pantai selatan Jember, khususnya di Desa Kepanjen dan Mayangan.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menanggapi keluhan warga dengan menjelaskan bahwa limbah tambak udang yang digunakan untuk budi daya udang vaname mencemari lahan pertanian.

Baca Juga: Ratusan Warga Jember Selatan Desak Penutupan Tambak Modern demi Selamatkan Pertanian dan Lingkungan

“Air laut yang digunakan dalam proses budi daya udang bocor ke area pertanian yang mengakibatkan kerusakan pada lahan dan merugikan para petani di wilayah tersebut,” jelas Widarto pada Senin (24/02/2025).

Dalam mediasi yang dilakukan pihak DPRD Jember bersama perwakilan pendemo, muncul berbagai persoalan baru terkait distribusi lahan pesisir pantai yang sudah dimiliki secara pribadi oleh individu.

“Beberapa area di pesisir sudah dalam status hak milik pribadi, dan hal ini memerlukan kajian ulang terkait legalitasnya, apakah sah dimiliki oleh perseorangan,” terang politikus PDIP itu.

Keluhan utama yang disampaikan oleh masyarakat adalah dampak buruk dari peningkatan saluran air laut yang tercemar limbah tambak udang ke lahan pertanian. Jika air laut masuk ke lahan pertanian, proses penanaman akan terganggu dan merusak tanaman yang ada.

Dalam proses pendalaman data, Widarto menemukan ketidaksesuaian informasi yang diberikan oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

“Data yang kami terima tumpang tindih, beberapa mengatakan 15, yang lainnya menyebutkan 50 tambak. Kami mendesak agar OPD segera memberikan laporan yang lebih komprehensif,” tegas Widarto.

Dia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap industri tambak. Meski proses perizinan usaha tambak bisa dilakukan dengan mudah melalui sistem Online Single Submission (OSS), regulasi yang lebih lanjut perlu diterapkan untuk memastikan yang dilaksanakan sesuai dengan standar seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Amdal.

Diduga Pemilik Tambak Bukan Warga Lokal

Selain itu, politikus PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pemilik tambak di pesisir selatan Jember bukan penduduk lokal.

“Sebagian besar lahan yang dipergunakan untuk tambak ternyata tidak dihuni oleh warga asli. Kami menduga adanya praktik penjualan lahan yang perlu ditelusuri lebih lanjut,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, Widarto memerintahkan Komisi B dan C untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memeriksa kondisi di lapangan, termasuk mengecek instalasi penutup pintu air serta pengambilan sampel limbah yang mengalir ke sungai.

“Pengujian sampel limbah harus dilakukan oleh OPD tanpa campur tangan pihak perusahaan,” ujar Widarto menutup pernyataannya.

Dengan seruan aksi masyarakat ini, diharapkan ada langkah nyata dari pihak berwenang untuk mengatasi persoalan lingkungan yang sangat merugikan warga sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: berita jember hari iniDemo limbah tambak udang di JemberJemberJember hari iniKasus limbah tambak udangLimbah tambak udang di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Cerita Bahasa Inggris, Sarana Belajar dan Hiburan yang Menarik

Cerita Bahasa Inggris, Sarana Belajar dan Hiburan yang Menarik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID