• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Limbah tambak udang.

Koordinator PPL Gumukmas Murdoso Mulyo saat ditemui usai sidak tambak udang bersama DPRD Jember dan OPD. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Limbah Tambak Udang Rusak Kesuburan Sawah di Gumukmas Jember, 200-an Hektare Lahan Tak Layak Tanam

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Lahan pertanian sekitar 200 hektare di wilayah Kepanjen dan Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak layak tanam akibat limbah tambak udang.

Mengacu pada hasil riset yang dilakukan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) menerangkan bahwa lahan di wilayah Mayangan dan Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, kini mengalami keasaman ekstrem dengan nilai pH berkisar antara 2 hingga 4.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Kondisi ini diyakini merupakan dampak dari pembuangan limbah tambak udang milik Delta Guna Sukses (DGS) yang beroperasi di kawasan tersebut.

Baca Juga: DPRD Jember dan OPD Sidak Gabungan, Serius Tangani Keluhan Warga soal Pembuangan Limbah Tambak

Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Gumukmas Murdoso Mulyo mengatakan, tingkat keasaman yang begitu tinggi telah membuat sekitar 200 hektare sawah tidak lagi produktif untuk ditanami.

“Kondisi tanah yang sangat asam telah mengakibatkan kegagalan panen secara masif. Di beberapa area, petani hanya mampu memanen 3 hingga 4 sak gabah per hektare,” ungkap Murdoso Mulyo usai sidak limbah tambak udang bersama anggota DPRD Jember pada Jumat sore (28/02/2025).

Meski sudah banyak laporan keluhan dari warga, solusi konkret terhadap pencemaran limbah tambak udang ini masih jauh dari kata terwujud. Sebagai langkah awal, TPHP telah menggandeng perguruan tinggi untuk mengembangkan varietas padi yang lebih tahan terhadap kondisi tanah yang tercemar limbah.

“Selain itu, perlu adanya perbaikan sistem pengelolaan limbah agar tidak terus mengalir ke sungai dan merusak lahan pertanian,” tambah Murdoso Mulyo.

Baca Juga: Ratusan Warga Protes Limbah Tambak Udang di Pantai Selatan Jember, Diduga Rusak Lahan Pertanian

Dia menambahkan, meski lahan yang belum tercemar masih menunjukkan produktivitas, area yang langsung terkena dampak limbah menunjukkan penurunan hasil panen yang drastis.

“Bahkan, ada laporan bahwa sekitar 150 hektare sawah sudah tidak dapat ditanami sama sekali, sementara lahan di sekitarnya hanya bisa dimanfaatkan secara terbatas,” jelasnya.

Hasil Sidak DPRD Jember dan OPD

Diberitakan sebelumnya, DPRD Jember bersama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) juga melakukan inspeksi ke lokasi tambak udang di Kepanjen, Gumukmas, Jumat sore (28/02/2025). Dalam pemeriksaan tersebut, tim inspeksi yang didampingi warga menemukan beberapa titik pembuangan limbah yang langsung mengalir ke sungai.

“Dari laporan warga, dampak pencemaran di area tambak DGS sangat merugikan sehingga kami menyarankan agar produksi di tambak tersebut segera dihentikan,” ujar Ahmad Ibnu Baqir, anggota Komisi B DPRD Jember.

Upaya penanganan masalah ini diharapkan segera menghasilkan solusi yang konkret demi memulihkan kesuburan lahan pertanian dan mengurangi kerugian yang dialami masyarakat di Gumukmas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniDemo limbah tambak udang di JemberJemberKabupaten Jember hari iniKasus limbah tambak udangKasus tambak modern di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Mudik gratis 2025.

Tak Ada Mudik Gratis 2025, Dishub Kota Malang Fokus Bangun Lahan Parkir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID