JEMBER, Tugujatim.id – Penolakan terhadap pembaruan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) kian merambah ke berbagai wilayah. Di Kabupaten Jember, ratusan mahasiswa melancarkan demonstrasi pada Senin (24/03/2025).
Aksi itu sebagai reaksi atas pengesahan revisi UU TNI yang disahkan dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/03/2025).
Baca Juga: Kades di Jember Bawa Ratusan Anak Yatim Piatu Belanja Baju Lebaran
Unjuk rasa yang diusung oleh kelompok “Solidaritas Jember Melawan” dimulai dari double way Universitas Jember pada pukul 13.14 WIB dan tiba di kantor DPRD Jember sekitar pukul 13.36 WIB.
Para mahasiswa tersebut mengkritisi kemungkinan kembalinya konsep dwifungsi ABRI serta menyoroti menurunnya transparansi dan partisipasi masyarakat dalam penyusunan kebijakan nasional.
Seorang orator aksi menyatakan bahwa revisi UU TNI memiliki peluang besar untuk menghidupkan kembali sistem dwifungsi ABRI yang seharusnya telah dihapus sejak reformasi 1998.
“Kami menolak revisi UU TNI karena berpotensi mengembalikan dwifungsi ABRI yang sudah seharusnya dilenyapkan sejak era reformasi,” ujarnya pada Senin (24/03/2025).
Isi Tuntutan Demonstran
Dalam pernyataan sikapnya, para demonstran mengajukan sejumlah tuntutan, antara lain menolak revisi UU TNI melalui penolakan terhadap sistem komando teritorial baru, menyerukan agar seluruh prajurit aktif TNI dicopot dari jabatan sipil, serta menghentikan segala bentuk kekerasan yang dilakukan aparat.
Mereka juga mendesak agar transparansi dan keterlibatan publik dalam pembuatan kebijakan dipulihkan, termasuk penegakan kembali kebebasan pers.

Aksi ini mencerminkan keprihatinan mahasiswa terhadap kemungkinan lemahnya supremasi sipil di Indonesia dan menegaskan bahwa revisi UU TNI seharusnya tidak mengabaikan nilai-nilai demokrasi dan reformasi yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade.
Hingga berita ini disampaikan, belum ada pernyataan resmi dari DPRD Jember terkait tuntutan yang diajukan oleh para mahasiswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








