JEMBER, Tugujatim.id – Pencarian dua anak yang dilaporkan hilang terseret Arus Sungai Bedadung Jember akhirnya membuahkan hasil. Satu dari dua anak hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (27/3/2025), sementara lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Widodo memaparkan kejadian dua anak tersebut terseret aliran Sungai Bedadung yang melintas di Kecamatan Balung. Awalnya sekelompok anak-anak hendak mencari ikan dan mandi di aliran sungai tersebut.
Insiden nahas itu terjadi sekitar pada pagi buta, tepatnya pukul 04.30 WIB. Lima anak muda memulai perjalanan mencari ikan. Dari lima remaja tersebut, tiga di antaranya memutuskan bermain di area sungai. Satria, salah seorang remaja, berhasil selamat setelah menyelam, namun dua temannya, Aliful Imam, 13, dan Abdul Qodir Arifa’i, 16, terseret arus yang ganas.
BACA JUGA: Dua Anak Hilang Terbawa Arus Saat Mandi di Sungai Bedadung Jember
“Hari ini kami berhasil menemukan satu korban dengan kondisi meninggal dunia dan satu korban masih dilakukan pencarian,” ujar Widodo saat dikonfirmasi pada Kamis (27/3/2025)
Tim penyelamat gabungan segera dikerahkan untuk mencari korban. Gabungan tim SAR yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI Angkatan Laut, Satpolairud, dan sejumlah komunitas relawan seperti Barat Daya, Siluman Rescue, Berandal Alas, serta LPBI-NU Wuluhan, melakukan pencarian intensif.
Harapan pupus ketika jenazah Aliful Imam ditemukan di muara pancer pada sore harinya. Keluarga korban langsung membawa jenazah untuk dimakamkan, menambah duka yang mendalam.
Sementara itu, pencarian Abdul Qodir Arifa’i masih terus dilakukan, dengan tim SAR menyisir area hingga jembatan Lojejer. “Kami akan melanjutkan proses pencarian esok pagi dengan tambahan armada perahu karet dan peralatan keselamatan,” kata Widodo.
BACA JUGA: Nenek Tima Hanyut Terseret Arus Deras Sungai Bedadung Wetan Jember
Mereka juga merekomendasikan bantuan logistik bagi keluarga korban dan perbaikan peralatan yang digunakan dalam pencarian.
Tragedi ini memunculkan pertanyaan serius tentang keamanan aktivitas di area sungai dan perlunya edukasi keselamatan bagi remaja. Sebuah peristiwa menyedihkan yang mengingatkan betapa rapuhnya kehidupan dan pentingnya kehati-hatian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








