• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Prabowo.

Sosok Presiden Prabowo. (Foto: dok Instagram @Prabowo)

2 Tahun Lagi, Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Punya Industri Mobil

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Presiden Prabowo Subianto menargetkan dalam dua tahun ke depan Indonesia sudah memiliki industri mobil sendiri yang mampu memproduksi hingga 500.000 unit per tahun. Target ini disebut sejalan dengan potensi pasar dalam negeri yang terus tumbuh serta sumber daya alam yang mendukung industri otomotif nasional.

“Saya kasih target, dalam waktu dua tahun kita harus punya industri mobil yang bisa memproduksi 500.000 unit. Mungkin 250.000 untuk kelas menengah ke bawah, 100.000 menengah ke atas, dan 50.000 untuk jenis spesialis seperti off-road,” ujar Prabowo dalam wawancara eksklusif bertajuk “Presiden Menjawab”, Senin (07/04/2025), yang disiarkan langsung dari kediamannya di Hambalang.

You might also like

Jombang

Berawal dari Utang Rp500 Ribu, Nenek di Jombang Ditagih Rp70 Juta hingga Sertifikat Tanah Disita

02/07/2026 10:42 PM
Blitar

Dekat Kantor Wali Kota Blitar, Menteri PKP Soroti Rumah Lansia Berpenghasilan Rp1 Juta di Pusat Kota

02/07/2026 10:30 PM

Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Nilai Dirinya “Enam” usai 150 Hari Menjabat

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun industri otomotif karena didukung oleh populasi yang besar, daya beli masyarakat yang terus meningkat, serta kekayaan sumber daya alam seperti nikel, aluminium, karet, dan tembaga.

“Kita punya semua bahan untuk bikin mobil. Kita juga punya pasar besar yang sedang berkembang. Kenapa harus kasih 2 juta mobil per tahun ke negara lain?” tegasnya.

Optimis Industri Otomotif Nasional Jadi Sektor Unggulan Baru

Presiden juga menyinggung ketimpangan perdagangan yang dialami Indonesia dengan beberapa negara maju, seperti Jepang dan negara-negara Eropa. Dia menyayangkan sikap proteksionis negara lain terhadap produk ekspor Indonesia, sementara Indonesia sangat terbuka terhadap produk asing.

“Jepang sudah puluhan tahun jual Toyota, Lexus, dan lain-lainnya di sini. Tapi kita mau jual pisang saja dipersulit. Katanya kurang panjang, ini dan itu. Padahal kita punya macam-macam jenis pisang,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa upaya membangun industri mobil dalam negeri bukan bentuk proteksionisme, melainkan strategi realistis untuk menciptakan keseimbangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Kita tidak proteksionis, tapi kita punya hak untuk sejahtera. Rakyat saya juga ingin hidup layak seperti rakyat negara-negara maju. Karena itu, kita perlu mengolah sumber daya sendiri dan tidak hanya jadi pasar bagi produk asing,” tambahnya.

Dia optimistis industri otomotif nasional bisa menjadi sektor unggulan baru yang menarik investasi sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

“Pasar kita growing, tidak bisa dipungkiri. Saya yakin, pertumbuhan kita bisa capai 8 persen,” pungkasnya.

Diketahui, pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam acara “Presiden Menjawab” yang disiarkan langsung di kanal YouTube media nasional, Senin (07/04/2025). Acara berdurasi lebih dari tiga jam ini menghadirkan tujuh jurnalis dari media nasional dan berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Prabowo SubiantoIndonesia produksi mobilIndustri mobil di IndonesiaSektor otomotif di Indonesia
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jombang

Berawal dari Utang Rp500 Ribu, Nenek di Jombang Ditagih Rp70 Juta hingga Sertifikat Tanah Disita

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 10:42 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Di usia yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Ngatini (69), seorang nenek asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten...

Blitar

Dekat Kantor Wali Kota Blitar, Menteri PKP Soroti Rumah Lansia Berpenghasilan Rp1 Juta di Pusat Kota

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 10:30 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyoroti sebuah ironi di pusat Kota Blitar. Ia...

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Next Post
Uang palsu di Tuban.

Modus 2 Pengedar Uang Palsu di Tuban: Belanja di Toko Kecil

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID