Tugujatim.id – Presiden Prabowo Subianto menargetkan dalam dua tahun ke depan Indonesia sudah memiliki industri mobil sendiri yang mampu memproduksi hingga 500.000 unit per tahun. Target ini disebut sejalan dengan potensi pasar dalam negeri yang terus tumbuh serta sumber daya alam yang mendukung industri otomotif nasional.
“Saya kasih target, dalam waktu dua tahun kita harus punya industri mobil yang bisa memproduksi 500.000 unit. Mungkin 250.000 untuk kelas menengah ke bawah, 100.000 menengah ke atas, dan 50.000 untuk jenis spesialis seperti off-road,” ujar Prabowo dalam wawancara eksklusif bertajuk “Presiden Menjawab”, Senin (07/04/2025), yang disiarkan langsung dari kediamannya di Hambalang.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Nilai Dirinya “Enam” usai 150 Hari Menjabat
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun industri otomotif karena didukung oleh populasi yang besar, daya beli masyarakat yang terus meningkat, serta kekayaan sumber daya alam seperti nikel, aluminium, karet, dan tembaga.
“Kita punya semua bahan untuk bikin mobil. Kita juga punya pasar besar yang sedang berkembang. Kenapa harus kasih 2 juta mobil per tahun ke negara lain?” tegasnya.
Optimis Industri Otomotif Nasional Jadi Sektor Unggulan Baru
Presiden juga menyinggung ketimpangan perdagangan yang dialami Indonesia dengan beberapa negara maju, seperti Jepang dan negara-negara Eropa. Dia menyayangkan sikap proteksionis negara lain terhadap produk ekspor Indonesia, sementara Indonesia sangat terbuka terhadap produk asing.
“Jepang sudah puluhan tahun jual Toyota, Lexus, dan lain-lainnya di sini. Tapi kita mau jual pisang saja dipersulit. Katanya kurang panjang, ini dan itu. Padahal kita punya macam-macam jenis pisang,” ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa upaya membangun industri mobil dalam negeri bukan bentuk proteksionisme, melainkan strategi realistis untuk menciptakan keseimbangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kita tidak proteksionis, tapi kita punya hak untuk sejahtera. Rakyat saya juga ingin hidup layak seperti rakyat negara-negara maju. Karena itu, kita perlu mengolah sumber daya sendiri dan tidak hanya jadi pasar bagi produk asing,” tambahnya.
Dia optimistis industri otomotif nasional bisa menjadi sektor unggulan baru yang menarik investasi sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.
“Pasar kita growing, tidak bisa dipungkiri. Saya yakin, pertumbuhan kita bisa capai 8 persen,” pungkasnya.
Diketahui, pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam acara “Presiden Menjawab” yang disiarkan langsung di kanal YouTube media nasional, Senin (07/04/2025). Acara berdurasi lebih dari tiga jam ini menghadirkan tujuh jurnalis dari media nasional dan berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati







