TUBAN, Tugujatim.id – Menjelang puncak peringatan Haul Agung Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi Ayah Sunan Ampel, suasana religius bercampur kemeriahan budaya mulai terasa di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Sejumlah atraksi kesenian tradisional hingga modern memeriahkan pawai ta’aruf dan arak-arakan peserta khitanan massal yang digelar Jumat pagi (18/04/2025).
Ketua panitia haul yang juga Ketua Yayasan Makam Maulana Ibrahim Asmoroqondi, Sukardi menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya bernilai religi, tetapi juga sarat dengan makna sosial dan hiburan bagi anak-anak peserta khitanan massal.
Baca Juga: Ngalap Berkah di Haul Ke-515 Sunan Bonang Tuban, Khitanan Massal Penuh Haru
“Pawai ini memang sengaja kami kemas dengan berbagai kesenian seperti barongsai, leang-leong, drum band, dan jedoran agar anak-anak yang akan dikhitan besok tidak takut dan lebih semangat,” ujar Sukardi saat ditemui di sela-sela persiapan acara.
Peserta khitanan massal yang ikut dalam kegiatan ini mencapai lebih dari seratus anak. Mereka tampak antusias menaiki odong-odong atau yang kini akrab disebut masyarakat sebagai bus Tayo sambil diiringi irama musik dan penampilan seni jalanan yang menggugah semangat.

Menurut Sukardi, pendaftaran khitanan massal masih terus dibuka hingga hari pelaksanaan, yakni Sabtu pagi (19/04/2025). Pihak panitia tidak membatasi kuota secara ketat karena ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga yang ingin ikut serta.
“Animonya cukup tinggi, jadi kami fleksibel. Yang penting besok datang sebelum acara dimulai, akan tetap kami layani,” imbuhnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan seperangkat pakaian ibadah untuk para peserta. Setiap anak menerima baju koko berwarna putih, sarung, songkok, sandal, serta uang saku.

“Harapannya, anak-anak merasa dihargai dan bahagia mengikuti kegiatan ini. Khitan itu kan momen penting dalam perjalanan hidup seorang Muslim,” tutur Sukardi.
Puncak kegiatan haul sendiri akan berlangsung pada nanti malam dengan pengajian akbar yang menghadirkan dua tokoh besar Nahdlatul Ulama: KH Musthofa Bisri atau Gus Mus dan KH Ahmad Muwafiq yang dikenal dengan sapaan Gus Muwafiq.
Pengajian ini digelar di kompleks makam Maulana Ibrahim Asmoroqondi dan diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Panitia pun telah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk pengaturan lalu lintas dan tenda-tenda untuk jamaah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








