MALANG, Tugujatim.id – Pelaksanaan SNBT 2025 digelar serentak dalam pekan ini. Selain mempersiapkan kemampuan akademik, penting bagi calon peserta untuk juga memperhatikan kondisi psikologisnya agar dapat menghadapi ujian dengan optimal.
Dosen Psikologi Universitas Brawijaya (UB), Yuliezar Perwira Dara, S.Psi., M.Psi., menekankan pentingnya kesiapan mental dan emosional dalam menghadapi ujian besar seperti SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes). Faktor psikologis sangat memengaruhi seseorang menghadapi stres dan kecemasan yang kerap muncul menjelang ujian.
“Kesiapan mental sangat berpengaruh terhadap bagaimana seseorang mengelola kecemasan dan stres, yang seringkali muncul menjelang ujian,” ujar Yuliezar, yang akrab disapa Wira.
Berikut beberapa tips dari Wira untuk membantu peserta mempersiapkan diri secara psikologis:
1. Tenangkan Diri Setelah Belajar
Setelah menjalani berbagai kegiatan belajar seperti bimbingan belajar, tryout, atau latihan soal, penting bagi peserta untuk menenangkan diri. Salah satu caranya adalah dengan berdoa dan mengambil waktu untuk relaksasi agar pikiran tetap jernih.
2. Jaga Kesehatan Fisik
Kesehatan fisik sangat memengaruhi performa kognitif. Pastikan untuk menjaga pola makan bergizi, cukup minum air putih, dan tidur yang berkualitas. Wira menyebutkan, ‘logika butuh logistik’ artinya kemampuan berpikir sangat bergantung pada kondisi tubuh yang sehat.
“Jika tubuh kita tidak terjaga, maka semua persiapan akademis bisa jadi sia-sia,” jelas alumni UGM ini.
3. Kenali Cara Pribadi Mengelola Stres
Setiap individu memiliki cara unik dalam menenangkan diri. Beberapa teknik yang bisa dicoba meliputi latihan pernapasan, journaling, atau hanya sekadar meneguk air ketika merasa tegang. Menulis kekhawatiran dan menyusun rencana solusi juga dapat membantu meredakan rasa panik.
4. Ciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman
Suasana belajar yang kondusif sangat mendukung efektivitas belajar, terutama saat waktu persiapan semakin terbatas. Strategi belajar yang terarah dan diskusi bersama teman juga bisa memperkuat pemahaman.
“Dukungan sosial dari keluarga dan sahabat bisa menjadi kekuatan tersendiri. Jangan ragu berdiskusi dengan teman dan pastikan kamu berada di lingkungan yang mendukung,” tutur Wira.
5. Batasi Paparan Media Sosial
Terlalu sering melihat pencapaian orang lain di media sosial dapat memicu tekanan dan perasaan tidak cukup. Wira menyarankan peserta untuk fokus pada proses dan pencapaian pribadi.
“Fokus pada kemajuan diri sendiri akan membantu kita lebih termotivasi untuk terus maju,” katanya.
6. Bangun Motivasi dan Rasa Syukur
Refleksi diri dan rasa syukur atas proses yang sudah dijalani bisa menjaga semangat dan membangun motivasi yang sehat. Wira menegaskan bahwa ujian bukanlah akhir dari segalanya.
BACA JUGA: Pengawas UTBK SNBT 2025 di UNEJ Diminta Tegas Namun Humanis Kepada 13.403 Peserta
“UTBK bukanlah akhir dari segalanya. Ini hanyalah salah satu fase dalam perjalanan hidup. Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri dan belajar dari setiap proses yang dilalui,” katanya.
Peserta SNBT 2025 dengan kesiapan mental dan fisik yang seimbang diharapkan dapat menghadapi ujian dengan lebih tenang, percaya diri, dan meraih hasil terbaik sesuai usaha yang telah dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








