JEMBER, Tugujatim.id – Universitas Jember (Unej) menjatuhkan sanksi tegas kepada pegawai internal yang terlibat dalam dugaan kecurangan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025. Kecurangan yang dilakukan pegawai Unej ini diduga menggunakan metode remote access terhadap komputer peserta ujian.
Kasus ini kali pertama terungkap pada hari pertama pelaksanaan UTBK SNBT, tepatnya 23 April 2025. Saat itu, Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mendeteksi aktivitas mencurigakan pada jaringan komputer di salah satu ruang ujian di kampus Unej.
Baca Juga: Unej Klarifikasi Terlibat Joki Peserta UTBK SNBT 2025, Ini Kronologinya!
“Tanggal 23 April 2025, kami menerima informasi dari Panitia Pusat SNPMB mengenai potensi upaya remote access terhadap komputer peserta di lokasi UTBK Unej,” ungkap Ketua Pusat UTBK SNBT Unej Prof Slamin, Selasa malam (29/04/2025).
Setelah laporan diterima, Prof Slamin menambahkan, pihaknya bergegas melakukan investigasi internal. Alhasil, ditemukan perangkat mencurigakan berupa dua unit mini PC, satu router, dan sebuah UPS. Perangkat ini disamarkan dalam kardus printer dan disembunyikan di atas lemari, diapit dua printer untuk mengelabui pengawas.
Dia mengatakan, ada dugaan untuk mengakses komputer peserta dari jarak jauh.

“Perangkat ini tampaknya sengaja disamarkan agar tidak mudah terlihat. Namun berkat pemeriksaan menyeluruh, kami berhasil menemukannya,” terang Prof Slamin.
Setelah memastikan keterlibatan pegawai Unej, kampus langsung menjatuhkan sanksi. Prof Slamin menegaskan bahwa pihak kampus tidak menoleransi segala bentuk kecurangan dalam proses seleksi nasional.
“Pimpinan Unej telah memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang terbukti membantu kecurangan ini,” tegasnya.
Sistem Keamanan Jaringan Diperketat di Lokasi UTBK
Agar tidak terulang, sistem keamanan jaringan di lokasi UTBK diperketat dan pemantauan trafik komputer terus dilakukan secara real time.
Pihaknya berkomitmen untuk menjaga integritas pelaksanaan UTBK SNBT dengan terus memantau trafik jaringan komputer yang mengarah ke lokasi UTBK SNBT di Unej.
“Kami pastikan proses seleksi adil dan transparan bagi seluruh calon peserta,” tambah dia.
Diberitakan sebelumnya, kasus kecurangan UTBK SNBT 2025 yang diduga menggunakan metode remote access terhadap komputer peserta ujian ini dipaparkan oleh Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025 Eduart Wolok dalam rilis resminya, Selasa (29/04/2025).
“Dugaan kuat melibatkan orang dalam. Modusnya dengan memasang perangkat sebagai proksi untuk menghubungkan PC peserta dengan jaringan eksternal,” ujar Eduart.
Baca Juga: Kampus Unej Viral, Orang Dalam Terlibat Kecurangan Peserta UTBK SNBT 2025
Secara nasional, dari sesi 1 hingga 12 UTBK SNBT 2025, Panitia SNPMB menemukan indikasi kecurangan di 13 pusat UTBK. Total ada sekitar 50 peserta dan 10 joki yang diduga terlibat.
Hingga saat ini, Universitas Jember terus berkoordinasi dengan Panitia Pusat SNPMB untuk menindaklanjuti kasus ini secara prosedural. Unej juga menegaskan komitmennya menjaga integritas dan keadilan dalam pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








