• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jemaah MTA.

Tangkapan layar saat penghadangan warga terhadap jemaah MTA yang akan menggelar kajian pada 30 April 2025. Baru ada mediasi pada 5 Mei 2025. (Foto: kiriman warga)

Beda Aliran, Jemaah MTA di Tuban Sepakat Hentikan Pengajian

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Jemaah Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) untuk sementara menghentikan kegiatan pengajiannya. Warga keberatan jemaah MTA menggelar kajian di Desa Paseyan, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, akibat perbedaan pemahaman agama.

Kesepakatan warga dan jemaah MTA ini muncul setelah proses mediasi yang melibatkan berbagai pihak digelar di Pendapa Kecamatan Jatirogo, Senin (05/05/2025).

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

Baca Juga: Jemaah Haji Tuban Diminta Waspada Suhu Ekstrem Selama di Tanah Suci

Dalam forum yang berlangsung terbuka dan tenang itu, perwakilan warga, Pemerintah Desa Paseyan, tokoh agama, hingga unsur forkopimca dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hadir untuk mencari solusi terbaik.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tuban Yudi Irwanto menjelaskan bahwa mediasi difokuskan untuk mencegah potensi gesekan di tengah masyarakat.

“Kami berusaha memfasilitasi dialog agar tetap terjaga suasana yang damai dan saling menghargai,” ujarnya, Rabu (07/05/2025).

Permasalahan ini berawal dari rencana jemaah MTA menggelar pengajian di Musala Al-Hidayah, tempat yang selama ini digunakan sejak organisasi tersebut hadir di Tuban pada 2015. Namun, musala yang dibangun di atas tanah milik warga berinisial S itu kini telah diserahkan kepada pemerintah desa setelah pemiliknya keluar dari MTA.

Pengelolaan Musala Berubah, Warga Tolak Aktivitas Jemaah MTA

Pasca perubahan pengelolaan, warga menyatakan keberatan jika aktivitas jemaah MTA tetap dilanjutkan di lokasi itu. Mereka merasa ada perbedaan pendekatan dalam hal pemahaman keagamaan dengan yang selama ini hidup di tengah masyarakat Paseyan.

Dalam pertemuan mediasi, perwakilan MTA menyatakan kesediaannya untuk menghentikan sementara kegiatan di Musala Al-Hidayah dan tidak melanjutkan aktivitas pengajian di sana. Mereka juga menyampaikan rencana untuk membangun tempat ibadah baru yang terpisah dari fasilitas umum.

Namun, pemerintah desa dan warga masih menyampaikan harapan agar kegiatan MTA tidak dilangsungkan di wilayah Paseyan untuk menjaga harmoni sosial yang telah terbangun lama.

Yudi menyebut, pihaknya sudah menyarankan agar jemaah MTA mempertimbangkan lokasi lain yang lebih memungkinkan dan aman secara sosial.

“Kami juga mendorong mereka untuk berkoordinasi dengan pimpinan pusatnya guna mendapat arahan lebih lanjut,” ungkapnya.

Meski belum tercapai kesepakatan final, seluruh pihak yang terlibat sepakat untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan provokatif. Pemerintah daerah menegaskan bahwa setiap persoalan keagamaan semestinya diselesaikan melalui jalur musyawarah dan komunikasi yang sehat.

Sementara itu, perwakilan MTA dan kepala Desa Paseyan belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi media. Namun, suasana desa dilaporkan tetap kondusif dan warga beraktivitas seperti biasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniJemaah Majelis Tafsir Al-Qur'an TubanJemaah MTA TubanKabupaten Tuban hari iniTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
Spa dan relaksasi Mojokerto.

Tempat Spa dan Relaksasi Mojokerto, Segarkan Tubuh dan Hilangkan Bad Mood

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID