MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sosok penting kerajaan Majapahit jadi branding Trans Jatim Mojokerto-Porong. Hal terungkap dalam audiensi antara Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto perihal armada Trans Jatim koridor VI.
“Insya Allah resmi launching pada akhir Mei, kalau tidak ada halangan 27 Mei 2025 launching untuk koridor VI,” kata Manajemen Trans Jatim bagian Pengawas dan Pengembangan Angkutan, Cito Eko Yuly Saputro, Kamis (08/05/2025).
Sementara, sosok Gajah Mada dipilih sebagai branding untuk armada yang digadang menjadi pengganti dari bus kuning.
“Untuk koridor lain juga mengambil nama salah satu tokoh penting Majapahit. Koridor VI rencana memakai nama Gajah Mada,” imbuh Cito.
Dari data yang diterima, titik shelter Trans Jatim koridor VI direncanakan mempunyai 16 titik. Titik-titik tersebut berawal dari Terminal Kertajaya Mojokerto hingga berakhir di Terminal Porong.
Secara rinci, titik shelter tersebut adalah Terminal Kertajaya, Shelter PPNI 1, Shelter Pustu Ngrowo 1, Shelter Mojoroto 1, Shelter Gapura Perbatasan 1, Shelter Stadion 1, Shelter Pasar Legi 1, Shelter Hayam Wuruk 1, Terminal Mojosari, Shelter Pungging 1, Shelter Raya Jasem 1, Shelter Kembangsari 1, Shelter Manduro 1, Shelter Watesnegoro 1, Shelter Nglawang 1, Shelter Carat 1, Shelter Masjid Besar Assalam 1 dan berakhir di Terminal Porong. Rute ini untuk bus yang meluncur dari Mojokerto menuju Porong.

Shelter tersebut menempuh rute sepanjang 35 kilometer. Sementara, rute yang dimaksud melewati Jabon, Mojoanyar-Gayaman, Mojoanyar-Pacing, Bangsal-Bangsal, Bangsal-Puloniti, Bangsal-Sidomulyo, Bangsal-Ngrowo, Bangsal-Modopuro, Mojosari-Pekukuhan, Mojosari-Menanggal, Mojosari-Seduri, Mojosari-Wonokusumo, Mojosari-Tunggalpager, Pungging-Pungging, Pungging-Kembangringgit, Pungging-Jasem, Ngoro-Kembangsri, Ngoro-Ngoro, Ngoro-Wonosari, Ngoro-Watesnegoro, Ngoro-Watukosek-Kejapanan, Gempol.
“Untuk rute Porong-Mojokerto, rencana menempuh jalur sepanjang 40 kilometer dengan total 11 shelter,” ujar Cito.
BACA JUGA: Titik Shelter Trans Jatim Koridor VI Mojokerto yang Segera Dilaunching
Rencananya, total 15 armada akan disiapkan untuk Trans Jatim koridor VI. Terkait jam operasional armada tersebut, Cito mengatakan bahwa koridor VI akan sama dengan koridor-koridor Trans Jatim yang lebih dulu beroperasi.
“Jamnya standar, sama dengan koridor lain. Untuk unit rencana 15 bus, ini sangat potensial sekali menurut kami, sebab arah armada menuju daerah industri dan angkutan umum yang ada butuh peremajaan,” tandasnya.
Peremajaan yang dimaksud Cito berkaca pada bus kuning yang telah beroperasi selama hampir 20 tahun. Selain itu, trayek koridor VI dipandang potensial sebab melewati kawasan industri di Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







