TUBAN, Tugujatim.id – Dua narapidana Lapas Kelas IIB Tuban dinyatakan meninggal dunia setelah diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi minuman ringan yang dicampur dengan pewangi pakaian. Satu orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Insiden ini terjadi pada Selasa (13/05/2025) dan melibatkan tiga warga binaan perempuan. Dua napi meninggal di Lapas Tuban, yakni Sri Yulia, warga Kecamatan Tuban; dan R, 26, asal Bojonegoro. Mereka dinyatakan meninggal dunia di RSUD dr. R. Koesma Tuban.
Baca Juga: Narapidana Kasus Narkoba di Lapas Tuban Meninggal Mendadak Usai Kejang
Sedangkan satu narapidana lainnya, N, 29, dari Lamongan, masih dirawat dan dilaporkan mulai membaik kondisinya.
“Benar, ada dua warga binaan kami yang meninggal dunia. Indikasi awal mengarah pada keracunan karena mereka minum minuman ringan yang dicampur dengan cairan pewangi pakaian,” ungkap Kalapas Tuban Irwanto Dwi Yhana saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (16/05/2025).
Menurut Irwanto, ketiga napi tersebut sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Tapi, nyawa Sri Yulia dan R tidak tertolong. R dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 23.32 WIB pada hari yang sama.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak RSUD terkait penanganan korban, baik yang meninggal maupun yang masih dirawat,” jelasnya.
RSUD Konfirmasi Penyebab Insiden karena Keracunan
Sementara itu, Direktur RSUD dr R. Koesma Tuban dr Mashudi membenarkan bahwa tiga orang dari Lapas Tuban masuk ke instalasi gawat darurat (IGD) dalam kondisi kritis.
“Dua di antaranya meninggal dunia, satu masih dalam perawatan. Kemungkinan besar penyebabnya keracunan,” kata Mashudi.
Baca Juga: Empat Narapidana Meninggal Dunia di Lapas Tuban Selama Kurun Waktu Tujuh Bulan
Berdasarkan data yang dihimpun, korban R merupakan narapidana kasus penggelapan, sementara N tersandung perkara yang berkaitan dengan Undang-Undang Kesehatan. Sedangkan Sri Yulia sebelumnya diberitakan mengalami gejala serupa dan akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.
Kasus ini menambah daftar panjang napi meninggal di Lapas Tuban dalam kurun waktu dekat. Sebelumnya, pada awal 2024, seorang warga binaan pria juga ditemukan tidak bernyawa di sel tahanannya akibat serangan jantung. Namun, insiden terbaru ini mengundang perhatian karena melibatkan unsur bahan kimia rumah tangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati







