JEMBER, Tugujatim.id – Kabupaten Jember sedang mengkaji kemungkinan dibukanya akses pendakian baru ke Gunung Argopuro melalui wilayah Kecamatan Panti. Inisiatif jalur pendakian Argopuro ini muncul sebagai respons terhadap tingginya minat pendaki untuk menjelajahi gunung terpanjang di Pulau Jawa tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Jember Bambang Rudianto mengatakan, saat ini para pendaki hanya bisa mengakses Gunung Argopuro melalui dua pintu masuk yang berada di Kabupaten Situbondo dan Probolinggo, khususnya via jalur Bremi dan Cikasur.
Baca Juga: Daya Tarik Gunung Lorokan Mojokerto, Ramah Pendaki Pemula dengan View Mempesona!
“Jalur dari Jember akan menawarkan keunggulan tersendiri karena jaraknya lebih dekat ke puncak. Hanya butuh dua hari satu malam bagi pendaki untuk mencapai puncak gunung,” kata pria yang akrab disapa Rudi itu.
Dengan ketinggian sekitar 3.008 meter di atas permukaan laut dan bentangan sepanjang 63 kilometer, Gunung Argopuro telah lama menjadi destinasi favorit para pencinta alam. Pembukaan jalur pendakian dari Jember diharapkan dapat mengoptimalkan potensi wisata di kabupaten tersebut.
Perencanaan Sistem agar Tidak Over Kapasitas
Namun, proses pembukaan jalur baru pendakian Argopuro tidak bisa dilakukan secara langsung. Pemerintah Kabupaten Jember masih perlu berkonsultasi dan mendapatkan izin dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah III Jember.
“Kami terus berkomunikasi dengan BBKSDA dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Walhi untuk memberikan masukan dalam kajian ini,” tambah Rudi.
Aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam rencana pembukaan jalur baru mengingat medan Gunung Argopuro terkenal dengan karakteristik trek yang curam. Tidak hanya itu yang menjadi pertimbangan selanjutnya yaitu terkait kapasitas kunjungan.
“Kami melihat gunung-gunung terdekat seperti Semeru dan Ijen sudah mengalami over kapasitas. Jadi kami akan menyiapkan sistem yang baik untuk mencegah hal serupa terjadi,” ujar Rudi.
Jika rencana ini mendapat persetujuan, pemerintah kabupaten berencana menyiapkan area perkemahan yang dapat dimanfaatkan oleh para pendaki. Dia berharap pembukaan jalur baru pendakian Argopuro ini akan berdampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar tanpa mengorbankan aspek konservasi lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








