JEMBER, Tugujatim.id – Ribuan lansia Jember menjalani Operasi Katarak Gratis, yakni bagian dari program bedah mata katarak massal yang menyasar lebih dari seribu peserta.
Program yang diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) itu dimulai dari tahap penyaringan pada hari Sabtu (31/5/25).
Saifullah Yusuf, Menteri Sosial RI menerangkan, pelaksanaan bedah katarak ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2025. Adapun peserta yang mengikuti operasi katarak merupakan para di usia senja.
“Harapan kami prosedur ini dapat terlaksana dengan sempurna agar para benefisiari mampu memperoleh kembali ketajaman penglihatan mereka,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Ipul saat meninjau operasi katarak di RSD dr Soebandi Jember.
Usai rangkaian tindakan pembedahan katarak mata, Menteri Sosial Gus Ipul berkesempatan berbincang santai bersama sejumlah pasien yang telah menyelesaikan prosedur medis. Meski telah menjalani operasi, beberapa pasien langsung bisa melakukan interaksi dengan Gus Ipul.
“Terlihat jelas kepuasan dan kenyamanan yang mereka rasakan sepanjang proses pembedahan berlangsung,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.
Dalam pandangannya, inisiatif ini bukan semata-mata aktivitas medis dan kepedulian sosial, melainkan juga usaha menghadirkan rasa nyaman dan kepuasan bagi para pasien.
Berkat dedikasi tim medis, termasuk para dokter dan tenaga perawat, prosedur bedah katarak dapat terlaksana secara optimal.
“Apresiasi tinggi saya sampaikan kepada Direktur RSUD dr. Soebandi beserta seluruh stakeholder yang berkontribusi,” tambah Gus Ipul.
Ia juga menggarisbawahi urgensi kemitraan dengan berbagai elemen filantropis guna memperluas cakupan program bedah katarak, dengan ekspektasi dapat meringankan beban masyarakat yang menghadapi kendala penglihatan.
BACA JUGA: Kementerian P2MI Komit Dirikan Pos Layanan Khusus Pekerja Migran Indonesia di Jember
“Keinginan kami adalah semakin banyak individu yang memperoleh dukungan dan asistensi, karena di luaran sana masih banyak yang membutuhkan pelayanan semacam ini, terangnya.
Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, memaparkan bahwa harmonisasi antara pemerintah pusat dan regional sangat krusial dalam menghadirkan pelayanan kesehatan bagi rakyat.
“Alhamdulillah, kami panjatkan rasa syukur, karena Kabupaten Jember telah terpilih untuk menjadi penyelenggara Hari Usia Lanjut Nasional tahun 2025 kali ini,” kata pria yang akrab disapa Gus Fawait itu.
Dirinya menegaskan bahwa aktivitas ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah, khususnya di bidang kesehatan. Tidak lain untuk memberikan pelayanan operasi katarak, dengan tujuan memperjelas penglihatan warga yang sebelumnya terganggu.
BACA JUGA: Ribuan Lansia Meriahkan HLUN 2025 di Jember, Mensos Gus Ipul: Harapan Hidup Tinggi
“Kementerian Sosial telah menambahkan lebih dari sepuluh ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk program jaminan kesehatan,” jelasnya.
Lanjut Gus Fawait, upaya itu merepresentasikan keseriusan dan komitmen, baik pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, dalam menjamin warganya. Khususnya warga yang tergolong tidak mampu, agar merasakan pelayanan kesehatan yang memadai.
“Ekspektasi kami adalah program serupa dapat lebih sering diselenggarakan di Jember,” ujar eks legislator DPRD Jawa Timur ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








