MALANG, Tugujatim.id – “Sahabat mahasiswa” mungkin menjadi sebutan yang pas untuk mendeskripsikan sebuah warung makan prasmanan bernama Warung Mahasiswa “WAMA” yang terletak dekat dari Universitas Negeri Malang (UM). Selain harganya super murah, Warung Mahasiswa WAMA ini juga terkenal enak dan bikin kenyang mahasiswa. Makin penasaran?
Lokasinya terletak di Jalan Ambarawa No 17B, Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Warung Mahasiswa WAMA ini menjadi langganan para mahasiswa UM dari generasi ke generasi yang menyimpan sejuta kenangan dan kehangatan.
Sesampainya di lokasi, Tugu Jatim ID memasuki area warung hingga tampak tersaji etalase kaca yang menyediakan banyak menu masakan yang begitu menggugah selera bagi siapa saja yang berkunjung pada Sabtu (31/05/2025). Dalam etalase warung yang memanjang tersebut, tampak banyak sekali jenis masakan. Mulai dari sayur sop, kering tempe, bakmi goreng, cah kangkung, dan lain-lainnya.

Tidak hanya di etalase, para pengunjung dapat melihat banyak jenis masakan di meja kasir yang berada di belakang etalase kaca tersebut.
Saat Tugu Jatim ID masuk ke dalam warung, Rusda, penerus sekaligus anak dari pemilik Warung Mahasiswa WAMA, mempersilakan para pengunjung untuk dapat mengambil piring, nasi, dan juga lauk yang sesuai selera.
Awal Mula Berdirinya Usaha Warung Makan
Rusda mengungkapkan, usaha kuliner warung makan prasmanan Warung Mahasiswa WAMA tersebut dijalankan oleh sang ibu sejak 2018. Warung tersebut awalnya memiliki nama “Warung Legenda” sebelum akhirnya berpindah tangan kepada sang anak, Rusda.
“Dulu itu usaha ini dari orang tua gitu lho. Awalnya orang tua yang ngejalanin, terus dilanjutkan sama saya yang ngejalanin usaha turun-temurun,” ungkapnya sambil memasak.

Dia melanjutkan, awalnya warung ini memiliki nama “Warung Legenda” pada saat sang ibu masih menjalankan usaha tersebut. Namun akhirnya, dia mengatakan, namanya berganti menjadi Warung Mahasiswa WAMA saat Rusda menjadi penerus sekaligus pemilik usaha tersebut.
“Alasan ganti nama dari Warung Legenda jadi Warung Mahasiswa tuh, ya (untuk) suasana baru aja sih. Maksud e kan ganti orang juga, jadi….ganti konseplah,” tambahnya.
Rusda mengungkapkan, lokasi awal dari usaha warung turun-temurun ini berada di Jl Ambarawa Gang 6 sebelum akhirnya pindah ke lokasi yang sekarang. Alasannya adalah agar lebih dekat dengan kampus dan lebih dapat dijangkau para mahasiswa.
Tantangan dan Inovasi
Rusda mengungkapkan, sejauh ini usaha tersebut tidak pernah mengalami masalah atau tantangan yang besar. Namun, dia lebih sering mendapatkan tantangan soal varian menu masakan yang itu-itu saja. Dia berpikir dengan adanya menu-menu baru akan membuat para mahasiswa yang berkunjung tidak mudah merasa bosan.

“Kalau masalah atau tantangan yang besar-besar sih, selama ini nggak ada ya. Tapi kalau kayak bahan masakan gitu iya, terus menu masakannya sih kalau saya. Kadang kan anak-anak banyak yang merasa bosan, jadi kita harus mikir ‘apa ya yang bakal disukain sama anak-anak (mahasiswa, Red),” ungkapnya.
Rasa dan Kehangatan yang Terus Dijaga
Perempuan ramah tersebut mengungkapkan bagaimana cita rasa dan kehangatan yang didapat oleh para pengunjung dipertahankan sejak awal penjualan usaha warung makan tersebut. Dia mengatakan, resep yang digunakan tetap sama, bahkan berupaya agar masakan yang disajikan terasa lebih enak. Untuk pelayanannya sama agar tiap hari menjadi semakin lebih baik.
“Dari saya ya, untuk pegawai gitu gimana saya memiliki patokan sendiri gitu lho. Gimana sih caranya biar rasanya tetap sama atau disajikan lebih enak. Itu ada caranya. Terus untuk ke pelayanannya sendiri, gimana caranya kami bisa melayani lebih baik setiap hari, tambah hari harus tambah lebih baik. Biar mahasiswa yang ke sini kan, ‘oh pelayanannya sudah baik’,” ungkapnya.
Jam Operasional Warung Mahasiswa

Operasional Warung Mahasiswa WAMA buka setiap hari. Pengunjung bisa menikmati beragam kuliner mulai pukul 09.00-18.00 WIB.
Daftar Menu dan Harga di Warung Mahasiswa WAMA
Makanan:
- Nasi Sayur: 8k
- Nasi Pecel: 9k
- Nasi Geprek Lele: 9k
- Nasi Geprek Ayam: 12k
- Nasi Soto Ayam: 12k
- Nasi Rawon: 12k
- Aneka Sayur: 4k
- Gorengan: 1k
- Perkedel: 2k
Minuman:
- Teh Panas / Es: 3k
- Jeruk Panas / Es: 4k
- Kopi Hitam: 5k
- Kopi Susu: 6k
- Nutrisari: 5k
- Pop Ice: 5k
- Kopi Sachet: 4k
- Cappucino: 5k
Promosi dari Mulut ke Mulut
Pemilik usaha warung makan tersebut mengungkapkan bahwa sejauh ini usaha yang dia miliki masih belum pernah melakukan promosi melalui media sosial.
Baca Juga: Inklusif! Rumah Budaya Ratna Favorit Gen Z di Malang Sediakan Ruang Literasi sambil Nongki
“Selama ini masih dari mulut ke mulut sih. Tapi untuk kayak Instagram atau TikTok masih belum. Tapi kalau kayak online gitu pernah, kayak ShopeeFood, tapi ya terlalu keteteran kalau pake ShopeeFood,” ungkapnya.
Harapan dan Pesan
Rusda sebagai pemilik Warung Mahasiswa WAMA pun berharap agar ke depannya dapat lebih memperbaiki cita rasa dan pelayanan yang diberikan. Dia juga berpesan kepada para pengunjung yang belum pernah ke usaha warungnya agar berkenan mampir untuk mencicipi. Dia juga berharap mereka suka dengan usaha kuliner yang dimilikinya.
“Ya semoga bisa lebih memperbaiki untuk dalam cita rasa dan pelayanan. Pesan saya kepada pelanggan baru sih, semoga bisa ke sini dan mencicipi. Semoga pada suka dengan tempat ini,” tutupnya.
Review Pelanggan

Salah satu pelanggan Warung Mahasiswa WAMA, Ghivary, 22, mengatakan, menu masakan yang tersedia memiliki ciri khas rasa yang gurih. Mahasiswa UM semester 6 ini juga mengatakan, masakan yang disediakan memiliki rasa yang mirip seperti masakan rumahan.
“Menurut saya, semua masakan yang tersedia enak sih, Mas. Saya sering ke sini sendirian maupun sama teman-teman saya. Menurut saya, rasa masakannya lebih mirip ke masakan rumahan. Enak,” ujarnya.
Pelanggan lain bernama Azzar Ramdhani, 21, mengungkapkan, dia sudah menjadi langganan sejak awal semester 3. Bahkan, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) ini mengatakan, sering mampir ke warung ini karena dapat mengambil nasi sebanyak yang dia mau.
“Saya sering mampir untuk makan siang di warung ini, Mas. Alasan lainnya sih, karena saya bisa ngambil nasi sendiri, jadi ya lumayan bisa ngirit kalau lagi tanggal tua,” ungkapnya.
Gimana makin penasaran kan ingin menjajal kuliner enak dan murah di Warung Mahasiswa WAMA ini? Apalagi review dari pengunjung yang positif yang mengatakan kuliner di warung ini memiliki ciri khas masakan rumahan hingga bisa mengobati rasa kangen di kampung halaman. Jadi, kapan kamu mau coba mampir untuk mencicipi hidangan yang mahasiswa able ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fawwaz Ravi Akbar/Magang
Editor: Dwi Lindawati








