• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tahu Telur Warung Lina.

Seporsi tahu telur Warung Lina di Pujon, Kabupaten Malang, lengkap dengan irisan lontong dan kerupuk renyah, yang menggugah selera. (Foto: Saddam Alvaro N.P/Magang)

Kuliner Legendaris Tahu Telur Warung Lina di Pujon, Cita Rasa Bertahan 35 Tahun, Pelanggan hingga Turun-temurun

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sederhana! Mungkin kata ini yang cocok untuk menggambarkan lokasi kuliner tahu telur Warung Lina di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Begitu Tugu Jatim ID memasuki warung bernuansa warna putih ini, aroma dari bumbu tahu telur begitu menggugah selera bagi siapa saja yang berkunjung.

Dalam warung berukuran 2×10 meter ini, tampak botol minuman yang berjajar rapi dengan berbagai merk dan beragam kerupuk yang menggantung hingga hampir memenuhi tembok berwarna putih. Kuliner tahu telur Warung Lina ini pun sudah beroperasional sejak 1990 atau berdiri selama 35 tahunan.

You might also like

Kampung Unik dan Kreatif Surabaya

Daftar Kampung Unik dan Kreatif Surabaya yang Penuh Cerita

04/06/2026 4:30 PM
Jatim Park 1.

Jatim Park 1 Masih Jadi Favorit Wisatawan, Wahana Ekstrem Dipadati Pengunjung saat Liburan

04/06/2026 9:37 AM

Baca Juga: Rujak Cingur Nusabarong Malang, 100 Porsi Ludes Terjual Hanya dalam Waktu 3 Jam, Utamakan Rasa!

Warung ini tentu menyajikan menu dengan rasa yang konsisten dan khas. Lokasinya yang terletak di Jalan Brigjen Abd Manan Wijaya No 76, Maron, Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, ini berada tepat di seberang jalan utama, membuatnya cukup mudah diakses oleh pelanggan.

Saat Tugu Jatim ID masuk ke warung pada Rabu (21/05/2025), Gatot Suprianto, 44, anak ketiga dari pemilik warung yaitu Sumarsih, 64, seketika menyambut dengan senyum dan jabat tangan yang hangat. Gatot, sapaan akrabnya, lalu mempersilakan Tugu Jatim ID untuk duduk di kursi plastik berwarna cokelat, sembari berbagi cerita tentang awal berdirinya warung ini hingga menjadi kuliner legendaris di Malang yang rasanya tidak lekang oleh waktu bagi para pelanggannya.

Awalnya Usaha Anak Pemilik Warung

Gatot mengungkapkan, kuliner tahu telur Warung Lina milik ibunya ini awalnya merupakan usaha dari kakak keduanya bernama Arlina, 45. Pria yang berprofesi sebagai penyiar radio tersebut mengungkapkan, usaha ini awalnya hanya jualan di trotoar. Dia melanjutkan, usaha kuliner ini akhirnya berkembang hingga memanfaatkan lahan kosong yang menjadi cikal bakal berdirinya Warung Lina.

“Awalnya kakak saya hanya berjualan di trotoar depan warung ini, Mas. Saat itu yang dijual masih gorengan dan angsle. Seiring berjalannya waktu, usaha ini berkembang hingga akhirnya bisa memanfaatkan lahan kosong ini untuk membuka warung,” ujarnya sambil menunjuk ke arah warungnya.

Tahu Telur Warung Lina Pujon Lor.
Sumarsih, pemilik kuliner tahu telur Warung Lina, foto bersama anak ketiganya Gatot Suprianto (kanan) dan anak kelimanya Yono yang biasa membantu untuk jualan. (Foto: Saddam Alvaro N.P/Magang)

Karena merasa lelah, dia mengatakan, kakaknya Arlina memutuskan untuk melamar kerja di bidang pertanian. Hal ini bertepatan dengan ibunya Sumarsih yang waktu itu masih bekerja di Kediri, ingin berhenti bekerja.

“Waktu itu Mbak Lina merasa capek, terus kakak melamar kerja di bidang pertanian. Pas waktu itu Ibu juga mau berhenti bekerja. Ya sudah Ibu langsung pulang dan melanjutkan usahanya Mbak Lina sambil menambah menu baru seperti tahu telur dan tahu lontong,” lanjutnya.

Gatot mengungkapkan, kali pertama berjualan tahu telur, Warung Lina masih terbentuk dari bambu.

“Dulu masih berbentuk warung bambu gitu di lahan kosong ini, Mas. Sampai akhirnya usahanya mulai berkembang dan bisa membangun warung ini,” jelasnya.

Tetap Jualan walau Sepi hingga Memiliki Banyak Pelanggan

Sementara itu, Sumarsih, pemilik tahu telur Warung Lina, yang baru saja selesai melayani pelanggan, ikut bergabung dalam obrolan ini. Dengan senyumnya yang hangat, dia bercerita awal berjualan yang masih sepi hingga kini mempunyai banyak pelanggan tetap yang turun-temurun.

“Awalnya ya tentu sepi, Mas. Tetapi saya tetap konsisten berjualan. Akhirnya mulai ada pembeli seperti orang yang ingin pergi mancing atau yang ingin ke sawah, dan sampai sekarang masih menjadi langganan,” ujarnya.

Perempuan kelahiran 1 Januari 1961 ini juga mengungkapkan bahwa beberapa orang bahkan sudah menjadi langganannya sejak lama. Bahkan, dia mengatakan, pelanggannya hingga dari luar kota.

“Orang Kota Malang saja kalau mau makan tahu telur ke sini kok, Mas. Mulai dari mereka sebelum berkeluarga sampai sekarang punya anak. Bahkan, beberapa orang kaya dari Kota Batu itu ada yang sampai menyuruh anak buahnya jauh-jauh beli di sini, nggak boleh beli di tempat lain,” lanjutnya.

Warung Lina di Pujon jual tahu telur enak.
Warung Lina di Pujon menyediakan tahu telur dan beragam kuliner enak lainnya. (Foto: Saddam Alvaro N.P/Magang)

Istri dari Amali ini juga turut mengungkapkan penghasilan yang didapat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencukupi keluarganya. Perempuan kelahiran Kota Surabaya ini mengatakan, hasil berjualan tahu telur ini bisa untuk membangun warung hingga membiayai kehidupan kelima anaknya.

“Kalau pas lagi rame gitu, pendapatannya bisa sampai sekitar Rp1.000.000 per hari, Mas. Kalau pas sepi mungkin sekitar Rp500.000-an. Alhamdulillah, bisa untuk menghidupi kelima anak saya,” ujarnya sambil tersenyum.

Rasa Khas Tahu Telur Dijaga hingga 35 Tahun

Perempuan murah senyum ini mengungkapkan rahasia kuliner ini terletak pada cita rasanya yang dipertahankan sejak kali pertama berjualan. Konsistensi itu dia jaga lewat pemilihan bahan baku yang selalu segar.

Baca Juga: Es Teler Dempo: Kuliner Legendaris Kota Malang yang Berdiri Sejak 1987

Dia pun bercerita bahwa banyak pelanggan lama yang bisa mengenali rasa tahu telur buatannya dan langsung cocok, sehingga Warung Lina tetap jadi tujuan utama saat mereka ingin menikmati hidangan ini.

“Pelanggan itu katanya bisa membedakan rasanya, Mas. Kalau disuruh beli tahu telur di tempat lain, langsung tahu kalau itu bukan dari Warung Lina karena sudah hafal sama rasanya,” jawabnya sembari tertawa tampak bahagia.

Bahan dan Bumbu Selalu Fresh

Setelah berbincang lama, Tugu Jatim ID pun berkesempatan melihat proses memasak tahu telur secara langsung. Sumarsih menunjukkan kelihaiannya meracik bumbu di atas cobek besar berisi petis, kacang yang disangrai, dan bumbu penyedap lainnya.

Dia mengungkapkan, bahan-bahan untuk bumbu selalu fresh. Bumbu dari petis dan kacang selalu dibuat dadakan ketika ada pesanan. Untuk tingkat kepedasan, dia mengatakan, pelanggan bisa request, mulai dari cabai satu, lima, atau sesuai keinginan.

Kuliner enak tahu telur di Pujon.
Sumarsih, pemilik Warung Lina, menunjukkan keahliannya dalam meracik bumbu tahu telur dari bahan yang fresh. (Foto: Saddam Alvaro N.P/Magang)

“Kalau bumbu di sini selalu mendadak buatnya, Mas. Bukan bumbu yang dibeli di pasar. Mungkin ini yang menjadi ciri khas bumbu di warung ini,” jelasnya sembari menghaluskan bahan-bahan untuk bumbu dengan cara manual menggunakan ulekan.

Mak Sih, sapaan akrabnya, lalu mengambil piring dan memotong lontong, meletakkan tahu telur yang masih panas di atasnya. Gongnya, tahu telur tadi diberi bumbu kacang kental yang sudah diulek, kecambah, irisan seledri, bawang goreng, serta kerupuk.

Benar saja, aroma gurih yang tercium serta penampilan sepiring tahu telur yang menggoda sungguh menggugah selera. Kombinasi kuliner tahu telur yang pas dan saling melengkapi satu sama lain!

Ketan Hitam dan Jenang yang Pernah Disantap Menteri

Tidak hanya tahu telur yang menjadi favorit pelanggan, menu lain seperti ketan hitam dan jenang grendul juga menyimpan kisah menarik. Gatot bercerita bahwa ketan hitam buatan sang ibu pernah dicicipi langsung oleh mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat kunjungan ke Kecamatan Pujon pada 2023.

Bahkan, dia mengatakan, kedua menteri itu sangat menyukai rasa ketan hitam dan jenang grendul hingga ingin memborong semuanya.

“Waktu itu ada kunjungan dari Bu Risma sama Bu Sri Mulyani, Mas. Saya bawain ketan hitam sama jenang grendul, ternyata mereka suka. Sampai-sampai Bu Risma bilang mau diborong semua,” ujarnya sambil tertawa.

Jam Operasional Warung Lina

Tahu telur Warung Lina buka setiap hari mulai pukul 10.00-22.00 WIB. Warung ini hanya tutup saat ada hari besar seperti Idulfitri.

Tahu telur enak di Pujon.
Daftar menu yang tersedia di Warung Lina Pujon. (Foto: Saddam Alvaro N.P/Magang)

Daftar Menu dan Harga di Warung Lina

  • Tahu Telur: Rp10.000
  • Tahu Bumbu: Rp10.000
  • Tahu Lontong: Rp10.000
  • Nasi Tahu: Rp10.000
  • Tahu Telur + Nasi: Rp12.000
  • Tahu Telur + Lontong: Rp12.000
  • Angsle: Rp6.000
  • Jenang Grendul: Rp5.000
  • Ketan Hitam: Rp5.000
  • Jenang Campur: Rp6.000

Testimoni dari Pengunjung

Salah satu pelanggan Warung Lina, Iqbal, 23, mengungkapkan bahwa tahu telurnya memiliki rasa gurih yang khas. Pekerja di salah satu toko modern di Pujon ini juga mengatakan, istimewanya ditambah porsinya yang juga banyak.

“Rasa bumbu kacangnya itu enak, Mas, gurih. Porsi tahu telurnya juga banyak. Bakal saya sarankan ke orang lain semisal mereka lagi pengen tahu telur yang enak,” ujarnya.

Tahu Telur Warung Lina di Pujon.
Iqbal, 23, salah seorang pelanggan setia tampak menikmati tahu telur di Warung Lina. (Foto: Saddam Alvaro N.P/Magang)

Pelanggan lain bernama Nur Cahyo, 35, mengungkapkan, dia sudah menjadi langganan sejak kecil. Bahkan, pria yang bekerja sebagai pedagang ini mengatakan, mulai dari bapak hingga pakde, semua juga langganan di warung ini.

“Saya sudah dari kecil langganan di sini, Mas. Mulai dari bapak sampai pakde sudah jadi langganan di sini, bahkan pas warung ini masih dari bambu,” ungkapnya.

Sederhana namun ternyata menyimpan banyak memori, mungkin itu yang bisa disematkan untuk kuliner tahu telur Warung Lina ini. Rasa otentik yang tetap dipertahankan selama tiga dekade serta keramahan dari pemilik yaitu Sumarsih menjadi kenangan yang akan terus diingat oleh pelanggannya dari generasi ke generasi.

Jadi, kapan kamu coba tahu telur legendaris di Pujon ini? Siapa tahu, sepiring tahu telur Warung Lina ini bisa menjadi menu favorit yang wajib kamu coba berikutnya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Saddam Alvaro N.P/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniKuliner enak di Pujon MalangKuliner tahu telur legendaris di Pujon MalangMalangRekomendasi tahu telur enak di PujonTahu telur enak di PujonTahu Telur Warung Lina di Pujon
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Kampung Unik dan Kreatif Surabaya

Daftar Kampung Unik dan Kreatif Surabaya yang Penuh Cerita

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 4:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Selain terkenal sebagai kota Besar, Surabaya juga punya banyak perkampungan yang mana beberapa diantaranya memiliki julukan dan...

Jatim Park 1.

Jatim Park 1 Masih Jadi Favorit Wisatawan, Wahana Ekstrem Dipadati Pengunjung saat Liburan

by Dwi Linda
04/06/2026 9:37 AM
0

BATU, Tugujatim.id – Antrean panjang terlihat memenuhi pintu masuk Jatim Park 1, Kota Batu, sejak long weekend tiba. Destinasi wisata...

Kereta Malang Surabaya Juni 2026

Jadwal Kereta Malang Surabaya Juni 2026, Banyak Tiket Mulai Diburu Penumpang

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 5:13 PM
0

Tugujatim.id – Kereta Malang Surabaya Juni 2026 mulai menjadi perhatian banyak calon penumpang setelah pemesanan tiket bulan Juni resmi dibuka....

Cafe di Kabupaten Malang.

Bukan Cuma di Batu, Deretan Cafe di Kabupaten Malang Ini Punya Pemandangan Bikin Betah Berlama-lama Quality Time

by Dwi Linda
03/06/2026 12:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ketika membahas tempat nongkrong di Malang, banyak orang biasanya langsung teringat deretan cafe yang berada di pusat...

Next Post
Pemkab Jember.

Pemkab Jember Percepat Verifikasi DTSEN, Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID