SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berusaha memastikan jalannya ibadah kurban di Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah/ 2025 berjalan aman, nyaman dan sesuai dengan ajaran agama.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), melakukan pengawasan ketat terhadap ribuan hewan kurban yang masuk ke Kota Pahlawan. Selain mengandalkan dokumen kesehatan dari daerah asal, Pemkot Surabaya melakukan inspeksi langsung ke lapak-lapak penjual hewan kurban.
Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, mengungkapkan bahwa kesehatan hewan bukan hanya formalitas administratif.
“Kami ingin pastikan hewan kurban tidak cuma sehat di atas kertas, tapi juga benar-benar prima ketika sampai di Surabaya,” ujar Antiek, pada Minggu, (1/6/2025).

Bukan Sekadar Gemuk, Harus Sah Secara Syariat
Tim gabungan juga mengecek dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), bukti vaksinasi, hingga kondisi fisik hewan seperti usia, kesehatan, dan keutuhan tubuh. Pemeriksaan gigi juga dilakukan untuk memastikan hewan cukup umur sesuai syarat syariah.
Dari sidak yang dilakukan di sejumlah stand penjualan hewan kurban, ditemukan dua ekor sapi dinyatakan belum cukup umur, sementara satu sapi dan satu kambing terlihat lelah dan lesu akibat perjalanan jauh.
“Kami beri suntikan vitamin untuk memulihkan stamina mereka. Ini bagian dari perhatian kami agar hewan tetap layak kurban,” tambah Antiek.
BACA JUGA: Terbongkar! 108 Ijazah Karyawan Disembunyikan di Rumah Bos CV Sentoso Seal, Jan Hwa Diana Resmi Tersangka
Setiap hewan yang lolos pemeriksaan akan mendapatkan berita acara kesehatan, hal ini menjadi bukti resmi bahwa hewan tersebut layak dan sah untuk dikurbankan. Langkah ini memberikan ketenangan bagi warga yang hendak membeli hewan kurban.
Tak sendiri, Pemkot juga menggandeng Pusat Veteriner Farma (PUSVETMA) Jawa Timur, serta perangkat kecamatan dan kelurahan untuk menyisir seluruh lapak penjualan di kota.
“Kami hadir bukan hanya sebagai pengawas, tapi juga sebagai penjamin rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








