SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi SH kembali merespons cepat atas laporan warga terkait kondisi kesehatan warganya, Jumat pagi (11/07/2025). Bupati Subandi kunjungan langsung ke rumah salah satu warga Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, yang menderita penyakit berat.
Warga tersebut adalah Chaela, seorang perempuan berusia 19 tahun yang tengah menjalani perawatan intensif akibat tiga jenis infeksi tuberkulosis sekaligus, yakni peritonitis TB (infeksi rongga perut), meningitis TB (infeksi selaput otak), dan TB paru.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Apresiasi Keterlibatan Pesantren Mewujudkan Swasembada Pangan di Sidoarjo
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Subandi turut didampingi Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo, Kepala Dinas Kesehatan dr Lakhsmi Herawati, perwakilan dinas sosial, camat Tulangan, tim medis dari Puskesmas Kepadangan, serta jajaran perangkat desa setempat.
Setibanya di lokasi, Bupati Subandi langsung meninjau kondisi kesehatan Chaela dan berdialog dengan keluarga. Meski penyakit yang diderita cukup berat, kondisi Chaela saat ini menunjukkan tanda-tanda membaik berkat pendampingan dan perawatan berkala dari tenaga kesehatan puskesmas setempat.

Bupati Subandi pun memberikan dukungan moril secara langsung kepada Chaela dan keluarganya agar tetap semangat menjalani proses penyembuhan.
“Saya minta kepada dinas kesehatan dan pihak puskesmas agar terus memantau dan menangani intensif terhadap kondisi Mbak Chaela. Insyaa Allah, dengan pengobatan yang rutin dan teratur, penyakit TBC bisa disembuhkan,” ujar Bupati Subandi.
Rumah Pasien Penyakit Berat akan Dibedah
Selain fokus pada kondisi kesehatan, perhatian Bupati Subandi juga tertuju pada tempat tinggal keluarga Chaela yang dinilai tidak layak huni. Melihat langsung kondisi rumah yang memprihatinkan, Subandi langsung mengambil keputusan agar rumah tersebut segera direnovasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Kami akan siapkan anggaran sekitar Rp20 juta-Rp25 juta untuk membedah rumah Mbak Chaela. Tujuannya, agar beliau dan keluarga dapat tinggal di rumah yang lebih layak, bersih, dan sehat karena lingkungan yang baik turut mempercepat proses penyembuhan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmi Herawati menyampaikan, Chaela merupakan pasien dengan kondisi komorbid yang kompleks. Sejak Juni lalu, pihaknya telah melakukan pendampingan medis secara intensif melalui layanan Puskesmas Kepadangan, termasuk pemberian pengobatan anti-TB dan rujukan lanjutan ke rumah sakit.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Launching 346 Koperasi Merah Putih: Perkuat Ekonomi Desa, Bangun Kemandirian Rakyat
“Fokus kami saat ini tidak hanya pada pengobatan medis, tetapi juga pada pemulihan secara bertahap dan penguatan gizi. Edukasi kepada keluarga dan dukungan psikososial sangat penting untuk keberhasilan penyembuhan pasien,” jelas dr Lakhsmi.
Dia menambahkan, kasus seperti Chaela membutuhkan perhatian menyeluruh, baik dari sisi medis maupun sosial, agar proses penyembuhan berjalan optimal dan pasien bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan layanan kesehatan yang cepat, responsif, dan berpihak pada masyarakat kurang mampu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Achmad
Editor: Dwi Lindawati








