TUBAN, Tugujatim.id – Riak-riak persoalan di tubuh pengurus tidak menyurutkan semangat Klenteng Kwan Sing Bio Tuban untuk terus menyebarkan nilai kebajikan. Ulang tahun ke-1865 Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen yang jatuh pada 18 Juli 2025, tetap diperingati dengan penuh semangat kebersamaan dan nuansa keberagaman.
Alih-alih larut dalam konflik, klenteng terbesar di pesisir utara Pulau Jawa ini justru memilih jalur damai, merayakan dengan cara berbagi. Perayaan akan digelar selama tiga hari, mulai 15-18 Juli 2025 dengan serangkaian acara sosial dan hiburan yang melibatkan masyarakat luas.
Baca Juga: Klenteng Kwan Sing Bio: Pesona Spiritual dan Warisan Budaya di Pesisir Utara Jawa
Mengawali rangkaian kegiatan, pada Selasa (15/07/2025), sebanyak 1.000 paket sembako akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata yang tidak hanya menyentuh sisi spiritual, tapi juga sosial.
Ketua Pengurus TITD Kwan Sing Bio Tuban Go Tjong Ping menegaskan, nilai utama peringatan ini adalah inklusivitas.
“Kami ingin semua merasa diterima. Ini bukan hanya perayaan agama, tapi momen untuk mempererat hubungan antarumat,” ujarnya.
Rangkaian HUT Kongco
Masuk hari kedua, Kamis (17/07/2025) atau Imlik 2576 Lak Gwee 23, halaman Klenteng Kwan Sing Bio akan disulap menjadi panggung budaya. Sejak pagi hingga sore, pengunjung akan disuguhi atraksi barongsai, simbol semangat dan perlindungan dari energi negatif.
Malam harinya, mulai pukul 18.00 WIB, suasana makin semarak. Tarian kolosal dari Excedio & Dancer Group akan membuka malam hiburan, disusul oleh penampilan bintang tamu penyanyi nasional yang siap menghibur ribuan tamu.
Puncak perayaan jatuh pada Jumat, 18 Juli 2025, ditandai dengan sembahyang bersama di Klenteng Kwan Sing Bio mulai pukul 10.00 WIB. Prosesi ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada Kongco, tapi juga ajang refleksi dan harapan akan masa depan yang lebih damai, adil, dan berkah.
Panitia menargetkan kehadiran hingga 10.000 umat dan pengunjung. Mengantisipasi membeludaknya tamu dari luar daerah, Go Tjong Ping bahkan menyiapkan alternatif penginapan.
“Kalau tidak muat, saya bantu carikan hotel. Terpenting, semua merasa nyaman dan bisa ikut,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








