TUBAN, Tugujatim.id – Sebelum menjalani rutinitas belajar dan kehidupan asrama di Sekolah Rakyat (SR), puluhan calon siswa cek kesehatan gratis pada Senin (21/07/2025). Aksi untuk calon siswa Sekolah Rakyat di Tuban ini dari dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (dinkes P2KB).
Pemeriksaan yang digelar di Gedung Korpri Tuban itu tidak hanya menyasar calon siswa Sekolah Rakyat di Tuban, tetapi juga orang tua mereka. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi sekolah yang akan memulai masa pengenalan lingkungan pada 30 Juli mendatang.
Baca Juga: 7 Hektare Eks Lahan Kas Desa untuk Sekolah Rakyat di Tuban
Cek kesehatan ini digelar sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh siswa benar-benar siap, baik fisik maupun mental, menjalani kehidupan baru di asrama.
“Anak-anak ini nanti akan tinggal penuh di asrama. Jadi harus dipastikan mereka dalam kondisi sehat, terutama bebas dari penyakit menular,” terang Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 18 Kabupaten Tuban Vera Khairun Nissa.
Menurut Vera, bila ada siswa yang terindikasi memiliki masalah kesehatan, pihak sekolah akan memberikan waktu penyembuhan sebelum mereka resmi bergabung mengikuti pembelajaran.
Total ada 50 calon siswa yang ikut kegiatan ini, terdiri dari 25 calon siswa jenjang SMP dan 25 calon siswa jenjang SMA. Mereka diperiksa oleh tim medis dari dua puskesmas berbeda, yakni Puskesmas Tuban dan Puskesmas Merakurak.
Orang Tua Siswa Juga Cek Kesehatan
Sementara itu, Sekretaris Dinkes P2KB Tuban dr Atiek Supartiningsih menyampaikan, pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas. Semua peserta dicek secara menyeluruh, mulai dari kondisi umum tubuh, pendeteksian penyakit menular, hingga kemungkinan gangguan kesehatan lain yang berpotensi menghambat proses belajar.
“Kalau ditemukan gangguan kesehatan, langsung kami tangani. Kami ingin memastikan anak-anak benar-benar siap menjalani kehidupan sekolah dan tinggal di asrama,” jelas dr Atiek.

Tidak hanya siswa, para orang tua pun ikut dicek kesehatannya. Tujuannya, agar seluruh ekosistem pendidikan Sekolah Rakyat dimulai dengan semangat sehat bersama.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk menyampaikan informasi penting terkait sistem pembelajaran, pola hidup di asrama, dan aturan yang berlaku selama anak mengikuti pendidikan.
“Ini bukan sekadar cek kesehatan, tapi juga langkah membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kesiapan fisik dan mental dalam mendampingi anak belajar,” imbuh Vera.
Dengan pemeriksaan ini, Sekolah Rakyat berharap seluruh calon siswa dapat memulai perjalanan pendidikannya dalam kondisi prima. Tidak hanya siap secara akademik, tapi juga tangguh secara fisik dan mental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








