• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penyandang Disabilitas Netra

Penyandang Disabilitas Netra: Ketua Umum Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Tuban, Setiawan Gema Budi saat ditemui awak media. Foto Rochim

Website Pemkab Tuban Dinilai Belum Ramah bagi Penyandang Disabilitas Netra

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
12 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Akses informasi lewat website menjadi kebutuhan dasar di era digital seperti sekarang ini. Sayangnya, tidak semua orang bisa menikmati kemudahan ini, terutama bagi penyandang disabilitas netra. Salah satunya, website resmi milik Pemkab Tuban yang dinilai belum sepenuhnya ramah bagi tunanetra.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Tuban, Setiawan Gema Budi, usai audiensi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Petsandian (Diskominfo dan SP) Kabupaten Tuban.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

“Kami sudah coba akses langsung. Tapi masih banyak kendala. Ada audio otomatis di dalam website yang malah mengganggu pembaca layar yang kami pakai,” jelas Gema, Jumat (25/7/2025).

Menurutnya, tunanetra mengakses informasi lewat aplikasi screen reader seperti NVDA (Non Visual Desktop Access). Jika sebuah halaman website menyertakan audio autoplay, maka suara dari website dan screen reader akan bertabrakan.

“Jadi informasi jadi tidak bisa dibaca dengan jelas. Apalagi kalau struktur heading atau navigasinya juga tidak kompatibel dengan keyboard. Kami tidak pakai mouse, semua pakai tombol arah,” lanjutnya.

Akibatnya, penyandang disabilitas netra kesulitan mencari informasi, terutama terkait kegiatan pemerintahan atau layanan publik yang penting.

Gema juga menyoroti soal kurangnya pelibatan kelompok disabilitas dalam pengembangan sistem digital milik Pemkab Tuban.

“Selama ini, disabilitas seperti hanya dikaitkan dengan Dinsos. Padahal, seharusnya bisa dilibatkan dalam sektor lain, termasuk digitalisasi layanan publik,” kata dia.

Gems berharap, ke depan, Pertuni bisa dilibatkan sejak awal dalam proses pengembangan website. “Jadi kami bukan cuma jadi penonton. Tapi bisa ikut uji coba sebelum website diluncurkan, biar tahu apa saja yang perlu disesuaikan,” imbuhnya.

Gema menegaskan, akses digital bukan hanya soal informasi. Tapi juga peluang ekonomi. Banyak tunanetra yang punya usaha kecil atau kerajinan tangan, namun sulit dipromosikan karena keterbatasan akses.

“Kalau websitenya inklusif, usaha teman-teman juga bisa ikut naik kelas. Bukan hanya jasa pijat, tapi juga produk-produk UMKM mereka,” tegasnya.

Sebagai perbandingan, Gema menyebut beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur sudah lebih maju. Bahkan, Pertuni sudah dilibatkan dalam tim pengembangan sistem digital di tingkat provinsi.

“Intinya, kami butuh diberi kesempatan. Kalau sudah diberi ruang, pasti kami siap terlibat,” pungkas Gema.

Sementara ini Kepala Dinas Kominfo dan SP Kabupaten Tuban, Arif Handoyo belum merespon pesan singkat yang dikirim wartawan Tugujatim.id terkait keluhan yang dirasakan oleh Pertuni.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanKabupaten TubanPemkab TubanTubanWebsite Pemkab Tuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Curanmor di Mojokerto

Nekat! Residivis Gondol Sepeda Motor Gunakan Kunci Korban di Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID