JEMBER, Tugujatim.id – Ribuan peserta dan puluhan Warga Negara Asing meriahkan gerak jalan Tanggul-Jember Tradisional 2025 (Tajemtra 2025) pada Sabtu (23/8/2025).
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa keikutsertaan lebih dari 15 ribu partisipan dalam acara yang dilepas langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.
“Seluruh jajaran pemerintahan daerah, mulai dari bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah, forum komunikasi pimpinan daerah, hingga organisasi perempuan akan bergerak secara kolektif menggunakan armada transportasi besar seperti bus dan microbus, bukan kendaraan pribadi,” jelas Edy.
Data terbaru menunjukkan konsistensi jumlah partisipan sebesar 15.171 individu yang terdiri dari kategori peserta individu maupun tim. Keunikan tahun ini terletak pada jangkauan geografis yang dinilai luar biasa.
BACA JUGA: Grand Carnival JFC 2025: Jember Fashion Carnaval Dinilai Pertahankan Karisma Event Nusantara
Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Jember, namun meluas hingga 13 kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur, mencakup Jombang, Surabaya, Malang, Pasuruan, dan Madura. Bahkan, antusiasme merambah ke luar pulau dengan kedatangan peserta dari Jakarta, Bali, Singkawang, dan Sumatera Barat.
Yang menarik perhatian adalah kehadiran 11 warga negara China yang merupakan pekerja di salah satu industri Kecamatan Puger, menambah dimensi internasional pada festival tradisional ini.
Festival ini membuktikan daya tariknya lintas generasi dengan rentang usia peserta yang sangat beragam. Partisipan senior berusia 77 tahun hingga peserta muda 15 tahun ikut meramaikan gelaran ini, mencerminkan semangat inklusivitas acara.
Antisipasi terhadap aspek kesehatan dan keamanan peserta menjadi prioritas utama penyelenggara. Kadispora menegaskan pentingnya kesadaran diri setiap peserta untuk tidak memaksakan kondisi tubuh yang kurang prima.
BACA JUGA: Viral di Media Sosial! Bubah Alfian Mundur dari JFC?
“Infrastruktur medis telah disiapkan secara komprehensif dengan penempatan tim kesehatan di 16 lokasi strategis, didukung 40 unit ambulans berperalatan lengkap beserta tenaga medis profesional,” terang Edy.
Kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia juga telah terjalin, dengan penempatan petugas PMI dan tenaga kesehatan di setiap interval 1-3 kilometer sepanjang rute acara. Rumah sakit rujukan juga telah ditetapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Festival Tajemtra 2025 ini membuktikan bahwa tradisi lokal mampu menarik perhatian regional hingga internasional, sekaligus menunjukkan komitmen penyelenggara terhadap keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








