SURABAYA – Program “Jaga Warga Terpadu” menjadi realisasi Pengurus Daerah (PD) XIII Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Jatim. Hal ini wujud aktualisasi Pam Swakarsa yang bertujuan untuk perkuat kewaspadaan dini di tengah masyarakat.
Ketua Umum GM FKPPI Dwi Rianta Soerbakti MBA mengatakan, program ini sesuai araha Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI. Menurut dia, GM FKPPI harus terlibat dalam aktivitas Pam Swakarsa secara nasional.
Baca Juga: Aksi Demo Memanas, GM FKPPI Serukan agar Kembali ke Algoritma Pancasila dan UUD 45
“GM FKPPI sebagai anak biologis TNI-Polri bertanggung jawab atas program Jaga Warga Terpadu. Tapi, sifatnya dialogis dan antisipatif. Fokus tujuannya mendeteksi dini hingga mencegah potensi gangguan keamanan lewat komunikasi dengan masyarakat, bukan melalui unjuk kekuatan atau kekerasan,” ujar Dwi Rianta.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Pengurus Pusat GM FKPPI bernomor INST-201/PP/GM FKPPI/A.4/IX/2025 tertanggal 1 September 2025. Instruksinya tertuju pada seluruh jajaran pengurus di Indonesia untuk menginisiasi program sebagai peran aktif Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Program Berpedoman pada Semangat Gotong Royong
Sementara itu, Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir R. Agoes Soerjanto MT mengatakan program di Jatim ini harus berpedoman pada nilai-nilai luhur kearifan lokal, yakni semangat gotong royong dan guyub rukun.
“Kami di Jatim siap menyukseskan instruksi dari pusat. Kami bumikan dengan semangat gotong royong dan guyub rukun sebagai esensi Pam Swakarsa. Ini bukan tentang unjuk kekuatan, tetapi soal merajut kebersamaan, menjaga kampung dan lingkungan kita secara bersama-sama,” ujar Agoes Soerjanto di Surabaya, Selasa (02/09/2025).
Menurut Agoes, pendekatan humanis dan dialogis cara yang sangat selaras dengan karakter masyarakat Jatim.
“Kolaborasi itu kuncinya. Kader GM FKPPI di seluruh Jatim akan bergerak, bersinergi dengan aparat TNI-Polri dan yang terpenting, merangkul seluruh elemen masyarakat. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama, dan cara terbaik untuk mewujudkannya adalah dengan guyub rukun,” tegasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








