MOJOKERTO, Tugujatim.id – Anomali cuaca berupa angin kencang disertai panas terik terasa di Kabupaten Mojokerto sejak Selasa (02/09/2025) kemarin. Dampak dari anomali ini cukup luas, dilaporkan 5 pohon tumbang dan 1 rumah rusak tumbang akibat terjangan angin kencang tersebut.
Sementara, prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menjelaskan anomali cuaca ini dipicu oleh gaya gradien di bagian selatan Indonesia yang cukup kuat.
“Angin kencang yang diperkirakan terjadi di wilayah Jawa Timur pada periode tersebut dipicu oleh adanya sistem tekanan rendah 1009 mb yang terdeteksi di barat Pulau Sumatera,” kata Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan melalui keterangan yang diterima, Rabu (03/09/2025).
Sistem ini menyebabkan tarikan massa udara yang kuat dari wilayah timur menuju pusat tekanan rendah menciptakan peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur.
BMKG Juanda turut mengimbau masyarakat dan instansi-instansi agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama adanya potensi angin kencang yang dapat terjadi selama tiga hari ke depan di sejumlah wilayah Jawa Timur. Wilayah dengan topografi terbuka atau pesisir cenderung lebih berisiko mengalami dampak angin kencang.
BACA JUGA: Avanza Seruduk Bokong Truk di Tol Jombang-Mojokerto
“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon saat cuaca berangin, amankan barang-barang yang mudah terbang, serta jauhi baliho atau papan reklame yang berpotensi besar bisa roboh,” sambung Taufiq.
Sebelumnya, anomali cuaca melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Mojokerto, Selasa (02/09/2025) kemarin. Angin kencang bersamaan dengan panas terik terasa sejak pagi. Akibatnya, 1 rumah rusak serta 5 pohon dilaporkan tumbang sebab angin kencang tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat pohon tumbang berada di 5 ruas jalan, meliputi Jln Desa Beloh-Jatipasar, Trowulan. Lalu, pohon tumbang di Cembor, Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Disusul, ruas jalan di desa Pacet. Kemudian, ruas Jln Hayam Wuruk dan ruas Jln Raya Pandanarum, Pacet, Kabupaten Mojokerto.
“Akibat angin kencang, akar pohon juga sudah termakan usia. Hal itu membuat pohon-pohon tumbang,” terang Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim, Rabu (03/09/2025).
Selain pohon tumbang, 1 rumah warga yakni Nur Syamsiah di Purworejo, Pungging, Kabupaten Mojokerto ikut rusak terkena terjangan angin kencang. Kanopi rumah tersebut terhempas tak jauh dari atap rumah Nur Syamsiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








