MALANG, Tugujatim.id – Pembangunan Kampus IV Universitas Islam negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang saat ini dalam tahap penyiapan lahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kini tengah menyiapkan lahan Kampus IV UIN Malang seluas 15 hektare di Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jatim.
Rencananya, tiga program studi yang akan mengisi Kampus IV UIN Malang. Yaitu prodi pertanian, peternakan, hingga perikanan. Realisasi pembangunan masih menunggu keputusan dari pihak UIN Malang.
Baca Juga: Intip Jurusan Paling Diminati di UIN Maliki Malang, Farmasi dan Psikologi Jadi Incaran Utama
Bupati Malang Sanusi mengatakan, masyarakat Kabupaten Malang akan mudah menuntut ilmu dengan adanya kampus ternama di Turen. Menurut dia, mahasiswa Malang Selatan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau tinggal di kos.
“Anak-anak Kabupaten Malang lebih mudah menambah ilmu dengan hadirnya kampus di Turen,” kata Sanusi, belum lama ini.
Kampus IV UIN Malang Diprediksi Dongkrak Ekonomi Warga
Selain pemerataan pendidikan, dia mengatakan, adanya Kampus IV UIN Malang di Turen ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Keberadaan kampus biasanya diikuti dengan dibukanya rumah kos, warung, swalayan, dan bisnis lainnya.
Sanusi mengatakan, ada lima ribu mahasiswa yang kuliah di sana. Setiap bulan, dia mengatakan, mereka menghabiskan uang Rp2 juta. Karena itu, dia melanjutkan, perputaran uang di Turen bisa mencapai Rp10 miliar per bulan.
“Mereka pasti butuh makan dan minum sehingga mengeluarkan uang untuk UMKM,” kata Sanusi.
Dia memastikan komunikasi terus dijalin dengan UIN Malang soal pembangunan kampus ini. Meski belum diketahui waktu pembangunannya, Sanusi menegaskan, Pemkab Malang akan terus mendukung.
“Untuk realisasi pembangunannya dari pihak kampus. Tapi kami mendukung,” tutup Sanusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








