• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gudang Garam PHK massal.

Ilustrasi pekerja Gudang Garam PHK massal. (Foto: dok Pixabay/Quanlecntt2004)

Fakta Gudang Garam PHK Massal, dari Video Perpisahan Karyawan hingga Kinerja Saham

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Suasana haru menyelimuti aula salah satu unit kerja PT Gudang Garam di Kediri. Hal itu diketahui dari video yang diunggah akun TikTok @adion_87 soal Gudang Garam PHK massal karyawannya.

Video yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan puluhan pekerja berseragam warna merah, biru, dan putih berkumpul, sebagian saling berpelukan dan berjabat tangan untuk melepas masa kerja mereka.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Momen ini disebut sebagai buntut Gudang Garam PHK massal karyawannya yang belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Dalam unggahannya, sang pemilik akun menuliskan kesan mendalam setelah 14 tahun mengabdi.

“14 tahun sudah perjalanan bersama PT Gudang Garam. Bukan hal yang mudah menerima keputusan PHK ini, karena di sinilah saya belajar, bertumbuh, dan menemukan keluarga kedua. Terima kasih untuk semua kenangan, kerja sama, dan persahabatan yang terjalin. Semoga langkah kita semua tetap dimudahkan Tuhan, dan semoga perusahaan terus maju. Selamat tinggal, terima kasih sudah menjadi bagian berharga dalam hidup saya,” tulisnya.

Unggahan ini langsung menuai simpati ribuan warganet. Banyak dari mereka yang menilai keputusan efisiensi ini menjadi tamparan keras bagi para pekerja, apalagi Gudang Garam dikenal sebagai salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Pabrik Rokok Gudang Garam di Kediri Terbakar

Salah satu netizen lantas memberikan komentar yang menarik perhatian dari akun @agus soal Gudang Garam PHK massal karyawannya. Dia menuliskan kenangan masa kecilnya yang lekat dengan keberadaan PT Gudang Garam itu.

“Saat saya masih kecil, PT Gudang Garam menyerap ribuan pekerja dan membantu perekonomian warga Kota Kediri. Termasuk saudara saya banyak yang kerja di situ, bahkan ada yang sampai sekarang masih bekerja. Akan tetapi, jumlah karyawan jauh lebih sedikit dibanding saat saya masih kecil. Saya masih ingat betul bagaimana para pekerja berangkat kerja bersama-sama naik sepeda angin dengan riang gembira, lalu pulang kerja pun bersepeda bersama. Momen itu sekarang sudah hilang. Cari pekerjaan susah, malah banyak yang terkena PHK,” tulisnya.

Sementara itu, akun netizen X (Twitter) bernama @yusuf_dumdum mengungkapkan kesedihannya soal PHK massal ini.

“Sedih juga melihat PHK massal pegawai PT Gudang Garam. Dunia kerja sedang tidak baik-baik saja. Sejatinya di balik mereka yang di-PHK ada keluarga, anak, dan istri. Semoga ada solusi terbaik dari pemerintah. Apa kabar 19 juta lapangan kerja?” tambah akun @yusuf_dumdum.

Respons dari Manajemen

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Gudang Garam belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah karyawan yang terdampak maupun alasan detail dari langkah efisiensi ini. Namun, isu PHK massal diduga kuat dipengaruhi oleh kenaikan biaya pajak, efisiensi perusahaan, hingga maraknya rokok ilegal yang semakin menekan industri rokok nasional.

Namun, berdasarkan data Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kinerja keuangan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dalam beberapa tahun terakhir memang menurun tajam. Pada 2024, perusahaan hanya mampu mencatat laba bersih sebesar Rp980,8 miliar. Angka ini anjlok hingga 81,57 persen dibandingkan dengan laba 2023 yang mencapai Rp5,32 triliun.

Meski kinerja keuangan melemah, harga saham GGRM pada perdagangan Rabu (04/09/2025) justru mengalami kenaikan. Melansir dari Google Finance (IDX: GGRM), saham perusahaan rokok ini ditutup di level Rp8.800 per lembar, naik 2,62 persen atau 225 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp8.575.

Sepanjang hari, saham GGRM bergerak di kisaran Rp8.650–Rp8.825 dengan kapitalisasi pasar Rp16,93 triliun. Jika dibandingkan dengan emiten konsumen lain, pergerakan GGRM lebih positif. Saham HM Sampoerna stagnan di Rp535, sementara Unilever Indonesia dan Semen Indonesia justru melemah tipis.

Dengan volume rata-rata perdagangan mencapai 727 ribu lembar, rasio P/E 98,18, serta hasil dividen (dividend yield) sebesar 5,68 persen, GGRM masih dipandang menarik untuk investor jangka panjang. Saham ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX), meski pada kenyataannya, harga penutupan sekarang masih lebih rendah dibanding harga penawaran perdana (IPO) pada 1990 yang sebesar Rp10.250 per saham.

Siapa Sebenarnya Pemilik Gudang Garam?

Melansir dari p2k.stekom.ac.id, sejarah Gudang Garam bermula pada 26 Juni 1958 ketika Surya Wonowidjojo (Tjoa Ing Hwie) mendirikan Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam di Kediri, Jawa Timur. Awalnya hanya berupa industri rumahan dengan puluhan pekerja, perusahaan ini tumbuh pesat hingga menjadi produsen kretek terbesar di Indonesia. Pada 1971, Gudang Garam resmi berbadan hukum perseroan terbatas (PT) dan mulai mengekspor produknya ke luar negeri.

Memasuki era 1980-an, perusahaan semakin ekspansif dengan kapasitas produksi jutaan batang rokok per hari, menyerap puluhan ribu tenaga kerja, serta berkontribusi besar lewat setoran cukai. Gudang Garam kemudian melantai di bursa pada 1990, dengan mayoritas saham tetap dikuasai keluarga Wonowidjojo. Setelah Surya Wonowidjojo wafat pada 1985, kepemimpinan dilanjutkan oleh anak-anaknya yang membawa perusahaan tetap bertahan melewati krisis ekonomi 1998.

Kini, selain menguasai pangsa besar pasar rokok nasional, Gudang Garam juga merambah ke berbagai sektor lain, mulai dari rokok elektrik, distribusi, hingga infrastruktur seperti jalan tol dan pengelolaan Bandara Dhoho di Kediri. Meski berinovasi, identitas Gudang Garam tetap lekat sebagai salah satu ikon industri kretek Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: berita Kediri hari iniGudang Garam Kediri PHK massalKediriKediri hari iniPHK massal Gudang GaramPT Gudang Garam KediriPT Gudang Garam Tbk
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Pasar Kebalen.

Arus Lalin Semrawut, DPRD Kota Malang Minta Pemkot Tata Ulang Pasar Kebalen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID