MALANG, Tugujatim.id – Tim Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan sebagai salah satu penerima pendanaan nasional Program Mahasiswa Berdampak.
Prestasi tim Unikama ini atas program Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM) tahun 2025. Pengumumannya resmi melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melalui Surat Nomor 0916/C3/AL.04/2025 tertanggal 7 September 2025.
Tim Unikama mengusulkan program dengan judul “Penerapan Smart Farming untuk Menjamin Ketahanan Pangan Bergizi dan Mengentaskan Kemiskinan Ekstrim di Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang”.
Baca Juga: 132 Calon Guru Unikama Ikuti Sumpah Profesi, Ini Pesan Rektor untuk Tenaga Pendidik Profesional
Ketua Pelaksana Program Dr Andi Nu Graha SE MSi bersyukur dalam memimpin tim ini hingga lolos pendanaan nasional. Dia juga menyebut, program ini berdampak positif bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam berkontribusi untuk pembangunan masyarakat.
“Ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen kami dalam memberdayakan masyarakat lewat inovasi dan teknologi. Semoga program ini dapat berdampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya peran mereka dalam pembangunan masyarakat, khususnya di Desa Talangagung,” ujarnya.

Sejumlah teknologi canggih diterapkan dalam program ini. Contohnya sistem pemberian pakan otomatis (auto feeder), sensor kualitas air berbasis IoT, dan sistem monitoring melalui aplikasi Android.
Sementara itu, salah satu anggota tim Unikama Dr Ir Enike Dwi Kusumawati SPt MP menjelaskan, teknologi ini untuk tingkatkan efisiensi dan produktivitas budi daya ikan air tawar yang menjadi fokus utamanya.
“Dengan IoT, kami bisa memantau kualitas air dan pemberian pakan secara real-time sehingga mengurangi risiko kematian ikan dan meningkatkan hasil panen,” jelasnya.
Puluhan Mahasiswa Terlibat Aktif di Lapangan
Kolaborasi erat dilakukan dengan dua kelompok masyarakat setempat, yaitu Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) “Molek Jaya” dan Kelompok Masyarakat (POKMAS) “Anggrungan Maju Bersama”. Program ini tidak hanya menyasar aspek teknologi, tetapi juga pelatihan kewirausahaan, literasi digital, dan penguatan kelembagaan.
Sebanyak 20 mahasiswa terlibat yang terdiri dari berbagai macam program studi. Di antaranya manajemen, teknologi informasi, peternakan, dan juga prodi lain dalam implementasi di lapangan.
Harapannya, dampak dari program ini sangat luas, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, penurunan angka kemiskinan ekstrem, hingga terwujudnya ketahanan pangan lokal.
Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam hal penghapusan kemiskinan, pengentasan kelaparan, serta penguatan inovasi dan infrastruktur di pedesaan. Keberhasilan program tim Unikama di Desa Talangagung harapannya jadi model replikasi bagi desa-desa lain di Indonesia. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Dwi Lindawati








