TUBAN, Tugujatim.id – Musibah kebakaran kandang sapi di Tuban, Senin (08/09/2025). Api yang tiba-tiba membesar melalap bangunan kandang dan membuat pemiliknya, Kasmiatun (60), mengalami luka bakar serius.
Peristiwa bermula sekitar Pukul 12.40 WIB. Saat itu, Kasmiatun membakar sisa pakan sapi atau biasa disebut bediang di dekat kandangnya di Dukuh Ngebong, Dusun Krajan, Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Senin (08/09/2025) siang.
Kasmiatun kemudian meninggalkan lokasi untuk beraktivitas sebentar. Namun tanpa disadari, api justru merambat ke tumpukan jerami kering yang tersimpan tak jauh dari titik pembakaran.
Ketika kembali, Kasmiatun mendapati api sudah membesar dan mulai menghanguskan jerami. korban berusaha memadamkan api dengan cara manual. Sayangnya, justru kobaran api menyambar tubuhnya.
BACA JUGA: Toko 24 Jam Diimbau Perketat Keamanan Buntut Perampokan Dua Alfamart di Tuban
Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera menolong dan membawa Kasmiatun menjauh dari kobaran api. Kondisinya cukup parah, dengan luka bakar mencapai 40 persen pada tubuhnya.
Beruntung, laporan cepat dari warga membuat tim pemadam kebakaran segera datang ke lokasi. Dua unit mobil damkar dari Pos Mako Tuban tiba sekitar pukul 12.53 WIB. Dibantu 9 personel damkar, anggota Polsek Tuban, Koramil Semanding, Satpol PP, serta warga, mereka langsung melakukan pemadaman.
“Api berhasil dilokalisir dalam waktu kurang dari 20 menit. Namun pembasahan area terus kami lakukan hingga pukul 15.30 WIB agar tidak muncul titik api baru,” jelas Kepala Bidang Damkar Satpol PP Tuban, H. Sutaji, Selasa (09/09/2025).
Luas lahan kandang sapi itu sekitar 4 x 8 meter, dengan area terbakar mencapai 16 meter persegi. Meski api tidak sampai merembet ke rumah warga sekitar, kerugian ditaksir mencapai Rp8 juta. Sebagian besar kerugian berupa tumpukan jerami yang ludes terbakar.
BACA JUGA: Dua Alfamart Buka 24 Jam di Tuban Disatroni Perampok Bersenjata
“Selain kerugian material, yang paling memprihatinkan adalah korban mengalami luka bakar serius. Saat ini sudah ditangani tim medis,” tambah Sutaji.
Petugas mengimbau agar warga lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun sisa makanan heean ternak. Kondisi jerami kering sangat mudah terbakar dan bisa menimbulkan kebakaran besar jika ditinggalkan tanpa pengawasan.
“Pastikan ada pengawasan, jangan sampai ditinggal. Apalagi di dekat bahan yang mudah terbakar,” pungkas Sutaji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








