TUBAN, Tugujatim.id – Dua Alfamart buka 24 Jam di Tuban disatroni perampok bersenjata dalam waktu semalam. Lokasi minimarket tersebut masing-masing di Jalan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban dan Jalan RE Martadinata Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban.
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan, dua lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keduanya minimarket dengan jenis sama.
“Jadi ada dua TKP. Keduanya Alfamart di wilayah Kecamatan Tuban,”kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander saat ditemui di lokasi TKP, Senin (08/09/2025).
Dimas menuturkan, berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan para karyawan, pelaku diperkirakan berjumlah empat orang. Satu orang bertugas sebagai pengemudi mobil, sementara tiga lainnya turun untuk melancarkan aksi.

“Para pelaku diduga membawa senjata tajam bahkan senjata api. Mereka mengancam karyawan agar membuka brankas. Setelah menguras isinya, mereka kabur dengan kendaraan,” jelas Dimas.
Ciri-ciri pelaku, kata Dimas, adalah laki-laki dengan perawakan sedang, mengenakan jaket hoodie serta penutup wajah. Modus ini membuat identitas pelaku sulit dikenali.
Aksi perampokan pertama terjadi sekitar pukul 03.02 WIB dari lokasi pertama dan berhasil menggondol uang sekitar Rp30 juta.
BACA JUGA: Pengendara Sepeda Motor Tewas Setelah Hantam Truk Dump Tronton Parkir di Tuban
Tidak berselang lama, sekitar pukul 03.24 WIB, perampokan serupa kembali terjadi di Jalan Martadinata, Kelurahan Karangsari, yang masih berada di wilayah Kecamatan Tuban. Dari lokasi kedua ini, uang sekitar Rp17 juta raib dibawa kabur.
Dari catatan kepolisian, total kerugian dari dua minimarket tersebut mencapai Rp47 juta. Kedua korban tak bisa berbuat banyak karena jumlah pelaku lebih banyak dan mengancam dengan senjata.
BACA JUGA: Guru SMP di Tuban Modus Ajak Jalan-Jalan Cabuli Siswinya
Kasus ini bukan peristiwa tunggal. Dimas menyebut, dalam kurun waktu yang hampir bersamaan, minimarket di Rembang dan Lamongan juga disatroni kawanan dengan ciri-ciri serupa. Rentetan kejadian itu berlangsung sejak Minggu (7/9/2025) hingga Senin (8/9/2025).
“Kami menduga ada keterkaitan antara peristiwa di Tuban, Lamongan dan Rembang. Polanya hampir sama, pelaku bergerak cepat di minimarket 24 jam yang minim penjagaan,” terang Dimas.

Atas kejadian tersebut, kepolisian mengimbau pengelola minimarket untuk memperketat keamanan, terutama saat malam hari. Keberadaan penjaga atau security tambahan bisa menjadi upaya pencegahan.
“Kalau minimarket buka 24 jam, sebaiknya ada penambahan penjagaan. Mengingat pelaku biasanya lebih banyak dari karyawan yang bertugas. Kalau tidak memungkinkan, lebih baik tidak beroperasi pada jam rawan,” tegasnya.
Polres Tuban tengah memburu kawanan tersebut dengan berkoordinasi lintas daerah. Polisi juga mengumpulkan rekaman CCTV dari berbagai titik yang diduga menjadi jalur kaburnya pelaku. Warga pun diminta waspada bila menemukan hal mencurigakan, terutama aktivitas orang tak dikenal dengan kendaraan yang keluar masuk di sekitar minimarket pada malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








