JEMBER, Tugujatim.id – Ajang kompetisi seni kaligrafi dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Kabupaten Jember berlangsung sengit. Pameran kaligrafi MTQ ke-31 Jatim berlangsung di GOR PKPSO Kaliwates Jember.
Gelaran bergengsi ini berlangsung mulai Minggu, 14 September 2025, menghadirkan wakil-wakil terpilih dari seluruh 38 wilayah kabupaten dan kota.
Ahmad Edy Sutrisno selaku koordinator penyelenggara pameran kaligrafi MTQ ke-31 Jatim menyampaikan bahwa semua kontestan merupakan pemenang kompetisi di wilayah asal mereka masing-masing.
Baca Juga: Curi Perhatian, Puluhan Seniman Unjuk Kepiawaian Kaligrafi di MTQ Ke-31 Jatim
“Dari segi mutu artistik, standarnya sudah mencapai level yang sangat mengesankan. Para peserta ini merupakan pilihan terbaik dari setiap daerah,” terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (17/09/2025).
Berbagai kategori perlombaan digelar dalam event ini, meliputi Musabaqah Khattil Qur’an bidang penulisan naskah yang diikuti 43 kontestan, kategori ornamen mushaf dengan partisipasi 48 peserta, serta bidang dekorasi dan kaligrafi berbasis teknologi digital yang masih dalam tahap percobaan.
Di sisi lain, kompetisi kaligrafi kontemporer menghadirkan 54 partisipan dan hasil karyanya akan ditampilkan dalam pameran khusus hari ini, Rabu, 17 September 2025.
Menurut keterangan Edy, wilayah Jember termasuk daerah yang memiliki potensi besar untuk meraih prestasi dalam bidang kaligrafi mengingat track record yang cemerlang pada kompetisi-kompetisi sebelumnya.
“Jember memiliki tradisi kuat dalam mencetak para juara di bidang kaligrafi. Pada kesempatan kali ini, prospek tersebut masih sangat terbuka lebar,” paparnya.
Koleksi Para Juri Ikut Dipamerkan
Keseluruhan hasil karya para kontestan akan digelar dalam pameran sehari pasca berlangsungnya kompetisi, ditampilkan bersama dengan koleksi karya para juri yang turut dipamerkan. Beberapa masterpiece bahkan telah berhasil terjual kepada para pengunjung pameran.
“Identitas pembuat tercantum dengan jelas pada setiap hasil karya. Terdapat pula koleksi personal dari para dewan juri yang secara khusus dibawa untuk keperluan pameran ini,” ungkapnya.
Demi menjamin fokus optimal para peserta, area kompetisi kaligrafi dibatasi aksesnya dari pengunjung umum berdasarkan saran dari dewan juri. Penetapan pemenang akan menghasilkan enam peraih prestasi dari setiap kategori, yakni posisi pertama hingga ketiga, ditambah tiga peringkat harapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








