JEMBER, Tugujatim.id – Momen bersejarah terjadi di ruang rapat lantai tiga Gedung Rektorat Universitas Jember (Unej) ketika seorang putra daerah yang kini menjabat sebagai bupati Situbondo berkunjung ke kampus tempat dia menimba ilmu dulu.
Yusuf Rio Wahyu Prayogo, lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unej 2003, hadir untuk meresmikan perjanjian kemitraan dengan almamaternya. Kedatangan kepala daerah muda tersebut disambut antusias oleh Rektor Unej Dr Ir Iwan Taruna beserta seluruh jajarannya.
Penandatanganan dokumen kemitraan ini menandai dimulainya babak baru kolaborasi produktif antara institusi pendidikan tinggi dengan pemerintahan lokal. Menurut Iwan Taruna, aliansi strategis ini akan membuka peluang luas untuk berbagai inisiatif pembangunan.
Baca Juga: 3 Mahasiswa Unej Sabet Dua Penghargaan di Kompetisi Bergengsi Tingkat Nasional
Mulai dari riset aplikatif, program pengabdian masyarakat, pengembangan kapasitas aparatur, hingga pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Kemitraan ini mencakup spektrum yang sangat luas. Kami siap berkontribusi dalam penelitian terapan, pelatihan SDM, dan aktivitas pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi warga Situbondo dan seluruh wilayah Tapal Kuda,” ungkap Iwan Taruna pada Rabu (17/09/2025).
Dia menambahkan bahwa kehadiran alumni yang kembali ke kampus dalam kapasitas sebagai pemimpin daerah mencerminkan siklus kontribusi yang berkelanjutan.
“Ini membuktikan bahwa peran lulusan tidak sekadar meraih kesuksesan individual, melainkan juga berkontribusi membangun tanah kelahiran,” jelasnya.
Dari sisi Bupati Situbondo Yusuf menegaskan bahwa kolaborasi dengan Unej merupakan strategi jitu untuk mempercepat transformasi pembangunan. Dia yakin bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah dengan hasil riset kampus akan menjadi kunci sukses mengatasi berbagai persoalan daerah.
“Target kami sangat spesifik: menurunkan tingkat kemiskinan dari 11 persen menjadi 9 persen melalui pendekatan yang berbasis data dan bukti ilmiah, bukan sekadar mengandalkan alokasi anggaran semata,” tegas mantan mahasiswa FISIP tersebut.
Pemkab Situbondo Siapkan Skema Dukung UKM
Pemkab Situbondo juga telah menyiapkan skema dukungan khusus bagi sektor usaha mikro dengan menghilangkan beban bunga dan biaya administratif perbankan. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong semangat kewirausahaan sekaligus menciptakan peluang kerja baru.
Lebih jauh, kepala daerah tersebut memaparkan berbagai peluang kerja sama yang telah disiapkan. Salah satunya adalah pemberian fasilitas khusus bagi kegiatan akademik Unej di destinasi wisata Pantai Pasir Putih dengan tarif istimewa.
“Kami mengundang Unej menjadi mitra utama dalam agenda pembangunan Situbondo. Pemerintah akan menyediakan ruang kebijakan yang kondusif, sementara kampus berkontribusi melalui keilmuan dan inovasi terkini,” paparnya.
Rencana program lanjutan mencakup pendampingan pelaku usaha kecil menengah, pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat, riset bidang pertanian dan kelautan, serta peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan ideal antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan lokal yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








