JEMBER, Tugujatim.id – Kecelakaan bus di Jalur Bromo yang menimpa rombongan karyawan dan keluarga RS Bina Sehat Jember menyisakan dua korban yang harus menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Dua korban itu adalah Perawat RSBS Jember, Riyanti Elminingtyas dan Tri Tokoh Putra, yang mengalami luka serius, usai menjadi korban kecelakaan bus di Jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025) lalu.
“Riyanti dan Tri Kokoh yang masih di ICU,” ujar Direktur Utama RSBS Jember, Faida pada Kamis (18/9/2025).
Mantan Bupati Jember itu juga menjelaskan bahwa, Riyanti Elminingtyas mengalami patah tulang pada beberapa bagian tubuhnya, seperti lengan kanan dan kiri, iga kanan (sudah dioperasi), dan dugaan cedera tulang dasar tengkorak.
BACA JUGA: Jasa Raharja Pastikan Santunan Korban Kecelakaan Bus di Jalur Bromo
Dengan kondisi yang belum pulis, Riyanti Elminingtyas juga belum mengetahui jika anaknya yang menjadi korban dalam tragedi tragis itu, telah meninggal dunia.
“Riyanti belum diberi tahu kalau anaknya meninggal. Anaknya korban meninggal ditempat yang sempat tidak teridentifikasi dan saat itu ibunya kondisi tidak sadar. Baru setelah semua di data disadari anak riyanti yg belum ada,” jelas Faida.
BACA JUGA: Tangis Pecah Diiringi Zikir Saat Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Jalur Bromo tiba di RS Bina Sehat Jember
Setidaknya, bus bernomor polisi P 7221 UG mengangkut sebanyak 53 penumpang yang berwisata ke Gunung Bromo. Kendaraan besar itu mengalami kecelakaan sekitar pukul 17.58 WIB saat hendak kembali ke Kabupaten Jember.
Terbaru kecelakaan itu merenggut sembilan korban jiwa dan menyisakan beberapa korban dengan luka sedang dan ringan menjalani perawatan di RSBS Jember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








