• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Limbah jagung.

Alat pengubah limbah jagung jadi bahan co-firing yang akan diserap PLTU Tanjung Awar-awar Tuban. (Foto: dok. Istimewa)

Limbah Jagung Jadi Bahan Co-Firing, Petani Tuban Siap Raup Untung Tambahan

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Petani jagung di Tuban, Jatim, bakal semakin sejahtera. Limbah jagung hasil panen yang selama ini tidak bernilai, bahkan kerap dibakar, kini bisa menjadi sumber penghasilan baru. PLTU Tanjung Awar-awar memastikan siap menyerap janggel dan jerami jagung untuk kebutuhan bahan bakar co-firing biomassa.

Sebagai salah satu sentra jagung nasional, Tuban setiap tahun menghasilkan produksi mencapai 767 ribu ton lebih. Dari produksi itu, petani juga dihadapkan dengan jutaan ton limbah jagung berupa janggel dan jerami. Jika dibiarkan, limbah berpotensi mencemari lingkungan. Namun, kini limbah itu justru menjadi barang bernilai.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: PLTU Tuban Salurkan ke Petani Mesin Hammer Mill Pengolah Limbah Jagung Jadi Cuan

“Mulai sekarang, petani bisa menyetorkan janggel ke koperasi. Nanti akan dihargai sesuai bobot, jadi ada tambahan pemasukan,” ungkap Senior Manager PLTU Tuban Yunan Kurniawan pada Senin (22/09/2025).

Agar penyerapan lebih tertata, PLTU menggandeng Koperasi Produsen Energi Cakrawala Nusantara (ECN) yang berkantor di Desa Wadung, Kecamatan Jenu. Koperasi ini bertugas menampung bahan baku mentah dari petani sebelum diolah menjadi biomassa.

PLTU juga menyalurkan bantuan berupa mesin Hammer Mill berkapasitas dua ton per jam. Mesin ini akan membantu koperasi dalam menggiling janggel menjadi ukuran kecil sehingga siap diproses menjadi biomassa.

“Kami ingin petani tidak lagi bingung harus membuang limbah ke mana. Tinggal setor ke koperasi, ada nilai jualnya. Sementara dari sisi perusahaan, bahan bakar co-firing juga terpenuhi,” tambah Yunan.

Koperasi Produksi Bimassa Minim 8 Ton Per Hari

Ketua Koperasi ECN Bang Am mengaku optimistis dengan program ini. Menurut dia, dengan adanya mesin baru, koperasi mampu memproduksi biomassa minimal delapan ton per hari.

“Setiap hari kami bisa menyerap setidaknya sembilan ton limbah jagung dari petani. Dan yang jelas, semua limbah pasti kami bayar. Jadi petani tinggal setor, nanti ada tambahan penghasilan,” ujarnya.

Limbah jagung Tuban.
Limbah jagung jadi bahan co-firing yang akan diserap PLTU Tanjung Awar-Awar Tuban. (Foto: dok. Istimewa)

Selain memberikan keuntungan ekonomi, langkah ini juga mendukung kebijakan nasional dalam transisi energi. Pemanfaatan biomassa co-firing di PLTU merupakan bagian dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2023.

Dengan begitu, program ini bukan hanya membantu petani mendapatkan tambahan pendapatan, tapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan tercapainya target energi bersih.

“Harapannya, limbah jagung di Tuban bisa benar-benar habis terserap. Petani untung, lingkungan tetap terjaga, dan energi ramah lingkungan terus didorong,” pungkas Yunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Limbah jagung di TubanPemanfaatan limbah jagung di TubanPetani jagung di Kabupaten TubanPetani jagung di TubanPLTU Tanjung Awar-Awar Tuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
DPRD Kota Malang.

Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Besar, DPRD Kota Malang: Permasalahan Harus Tuntas Semua

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID