MOJOKERTO, Tugujatim.id – Penamaan rupabumi di Kabupaten Mojokerto terus dikebut. Ada 2.155 objek rupabumi, baik unsur alami maupun buatan yang telah diinput ke aplikasi milik Badan Informasi Geospasial (BIG).
Pemkab Mojokerto memasang target pembakuan minimal 50 nama per desa di Kecamatan Gondang, yang terdiri dari 18 desa. Rencana ini juga bakal diperluas ke wilayah lain yakni Kecamatan Mojoanyar, Trawas, Pungging, Mojosari, dan Ngoro.
Baca Juga: Menilik Pacet Mini Park, Objek Wisata di Mojokerto dengan Ikon Iguana Raksasa
“Penamaan rupabumi tidak hanya mencerminkan letak geografis, tetapi juga nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal masyarakat setempat,” kata Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.
Informasi dari dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) menyebutkan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki luas wilayah 969,36 kilometer persegi. Luas ini setara sekira 2,09 persen dari total luas Provinsi Jawa Timur.
Penamaan Wujudkan Daerah Maju dan Berdaya Saing
Wilayah Kabupaten Mojokerto terdiri dari 299 desa dan 5 kelurahan. Sementara, wilayah Bumi Majapahit berbatasan dengan Kabupaten Lamongan dan Gresik pada sisi utara, Sidoarjo dan Pasuruan pada sisi timur, Malang dan Kota Batu pada sisi selatan, serta Jombang pada sisi barat. Di tengah wilayah Kabupaten Mojokerto, terdapat Kota Mojokerto sebagai entitas administratif tersendiri.
Pelaksanaan penamaan rupabumi di Kabupaten Mojokerto mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi, Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 85 tahun 2022, serta Peraturan Badan Informasi Geospasial Nomor 6 Tahun 2023.
Sementara itu, Kabupaten Mojokerto masuk dalam nominasi penerima Penghargaan Penyelenggaraan Nama Rupabumi Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Hal ini terlihat setelah tim penilai dari BIG dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan visitasi lapangan di Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (22/09/2025).
“Harapan kami, kunjungan lapangan ini memberi gambaran nyata tentang upaya kami dalam mengelola penamaan rupabumi agar Kabupaten Mojokerto semakin maju, tertib administrasi, dan berdaya saing,” tutup Bupati Albarraa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








