SIDOARJO, Tugujatim – Hari keenam proses evakuasi korban bangunan musholla runtuh di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo terus dijalankan secara optimal.
Tim SAR Gabungan bekerja tanpa henti, meski menghadapi kondisi medan yang berat dan sebagian besar korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Proses pencarian dilakukan nonstop selama 1 x 24 jam di empat titik utama, yakni sektor A1, A2, A3, dan A4.
Berikut data lengkap 12 penemuan korban, pada tanggal 04 Oktober 2025.
Data korban meninggal diperoleh dari Pusat Informasi Basarnas dan disampaikan oleh Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku On Scene Coordinator (OSC).

Data Penemuan Korban – Hari Sabtu, 04 Oktober 2025
Penemuan Pagi – Sore
° Pukul 07.30 WIB (Korban ke-1)
Korban pertama berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan di titik evakuasi A2 dalam kondisi meninggal dunia.
° Pukul 14.15 WIB (Korban ke-2)
Korban kedua kembali ditemukan di lokasi titik evakuasi A2 dalam kondisi meninggal dunia.
° Pukul 16.15 WIB (Korban ke-3)
Korban ketiga ditemukan di titik evakuasi A2, juga dalam kondisi meninggal dunia.
° Pukul 17.35 WIB (Korban ke-4)
Korban keempat ditemukan di sektor pencarian A4 dalam kondisi meninggal dunia.
Penemuan Sore – Malam
° Pukul 21.15 WIB (Korban ke-5)
Jenazah korban kelima ditemukan di sektor A1 dalam kondisi meninggal dunia.
° Pukul 22.00 WIB (Korban ke-6)
Korban keenam ditemukan di sektor A3 pada lokasi yang berdekatan dengan titik evakuasi sebelumnya.
° Pukul 22.46 WIB (Korban ke-7)
Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban ketujuh di sektor A3 dalam kondisi meninggal dunia.
° Pukul 22.57 WIB (Korban ke-8)
Korban kedelapan kembali ditemukan di sektor A3 dalam kondisi meninggal dunia.
° Pukul 22.59 WIB (Korban ke-9)
Korban kesembilan ditemukan di sektor A3, berjarak sangat dekat dengan lokasi penemuan sebelumnya.
° Pukul 23.01 WIB (Korban ke-10)
Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban kesepuluh di sektor A3 dalam kondisi meninggal dunia.
° Pukul 23.29 WIB (Korban ke-11)
Korban kesebelas ditemukan di sektor A3, masih di area pencarian yang sama.
° Pukul 23.45 WIB (Korban ke-12)
Korban kedua belas ditemukan di sektor A3 dalam kondisi meninggal dunia.
Dengan demikian, hingga Minggu dini hari (05 Oktober 2025) pukul 00.24 WIB, dilaporkan oleh Tim SAR Gabungan bahwa total penemuan korban meninggal mencapai 12 orang.
Secara keseluruhan, jumlah korban yang telah dievakuasi mencapai 130 orang, dengan rincian, 104 orang selamat, 26 orang meninggal dunia, di antaranya 21 korban belum dapat diidentifikasi.

Keterangan Resmi Basarnas
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan bahwa proses evakuasi kali ini tidak mudah. Tim harus bekerja dengan sangat hati-hati karena sebagian korban tertimbun material di bawah reruntuhan bangunan.
“Tim SAR perlu mengangkat puing-puing reruntuhan, memotong rangka-rangka, baru kemudian bisa mengevakuasi korban dari timbunan material,” jelas Nanang.
Dalam prosesnya, Tim SAR Gabungan menggunakan alat berat dan peralatan ekstrikasi. Penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang bagi petugas yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual demi keselamatan petugas di lapangan.
Setelah berhasil dievakuasi, seluruh jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur.
Kekuatan Personel dan Koordinasi
Operasi SAR hari keenam ini melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, di antaranya:
Kantor SAR Surabaya, BSG, BPBD Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Sidoarjo dan daerah sekitar, serta sejumlah organisasi potensi SAR seperti PMI, Damkar, Banser, MDMC, LPBI NU, DMC, Hujung Galuh Rescue, dan Resita.
Koordinasi antarinstansi berlangsung intens di bawah kendali Posko Tanggap Darurat Tim SAR Gabungan Ponpes Al-Khoziny, dengan fokus mempercepat pencarian di titik-titik prioritas yang masih berpotensi terdapat korban.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus bekerja siang dan malam, dibantu alat berat untuk mengurangi material reruntuhan dan mempercepat proses evakuasi korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Fauzan
Editor: Darmadi Sasongko








