• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Situasi rumah duka Muhammad Azka Ibadurrahman (13) di Jalan Randu Indah Kenjeran, Surabaya. (Layla Aini/Tugujatim).

Cerita Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Rasa Capek Itu Langsung Hilang

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
8 months ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Tangis haru bercampur kelegaan menyelimuti rumah keluarga almarhum Muhammad Azka Ibadurrahman (13) di Jalan Randu Indah No. 14 Kenjeran, Surabaya. Santri kelas 1 SMP di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo itu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah hampir sepekan dinyatakan hilang di reruntuhan bangunan.

Jenazah Azka berhasil diidentifikasi pada Sabtu (4/10/2025) di RS Bhayangkara Surabaya dan langsung dimakamkan keluarga di Madura, Minggu dini hari (5/10/2025).

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

“Alhamdulillah, sudah ketemu. Rasa capek menunggu itu langsung hilang,” kata sang ayah, Abd Rohim (47), dengan suara lirih saat ditemui di rumah duka, Minggu pagi, (5/10/2025).

Rohim masih mengingat jelas kabar yang datang lewat telepon sekitar pukul 23.00 WIB dari RS Bhayangkara. Petugas mengabarkan bahwa telah ditemukan jenazah dengan ciri-ciri yang cocok dengan anaknya. Setelah dilakukan pencocokan DNA, hasilnya dinyatakan sesuai.

Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Situasi rumah duka Muhammad Azka Ibadurrahman (13) di Jalan Randu Indah Kenjeran, Surabaya. (Layla Aini/Tugujatim).

“Begitu dinyatakan cocok, saya langsung ke rumah sakit bersama keluarga. Di sana sudah disiapkan semua, dari pemulasaran sampai salat jenazah yang dibantu PCNU. Setelah itu kami bawa ke Madura,” kenangnya.

Meski merasa lega akhirnya menemukan sang anak, Rohim tak sanggup menatap langsung kondisi jenazah Azka. “Saya tidak sanggup melihat. Yang penting ikhlas, nanti anak saya yang narik saya ke surga,” tuturnya menahan air mata.

Proses Pemakaman Dini Hari

Jenazah Azka diberangkatkan ke Madura sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan mobil ambulans. Sepanjang proses, mulai dari identifikasi hingga pemakaman, pihak keluarga mendapat pendampingan penuh dari Basarnas, Kepolisian, dan Pemprov Jatim.

“Alhamdulillah, semuanya dibantu dan difasilitasi. Bahkan selama di posko, kebutuhan kami semua dicukupi, dari makan, minum, sampai sabun mandi. Kami berterima kasih kepada semua pihak,” ujar Rohim.

Ikhlas! Tak Akan Menuntut Pihak Ponpes

Meski kehilangan anak tercinta, Rohim menegaskan tak akan menuntut pihak pondok pesantren atas kejadian tersebut. “Ini musibah, tidak ada yang mau. Bahkan kalau ada rezeki, saya ingin menyumbang ke pondok. Kasihan kiai-nya,” ucapnya dengan tulus.

Sebelumnya, hasil analisis ahli konstruksi dari Departemen Teknik Sipil ITS Surabaya menyebut adanya indikasi kegagalan struktur pada bangunan ponpes yang ambruk. Namun, bagi Rohim, hal itu tak mengurangi keikhlasannya.

Ia juga menepis anggapan bahwa pembangunan gedung baru di ponpes berasal dari iuran wali santri. “Tidak pernah ada tarikan. Kami hanya tahu kalau itu bantuan dari para alumni. Kami cuma bayar SPP saja,” jelasnya.

Ponpes Al Ghoziny Sidoarjo
Tim SAR Gabungan bekerja tanpa henti, meski menghadapi kondisi medan yang berat dan sebagian besar korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Mengikuti Jejak Sang Kakak

Azka dikenal sebagai anak pendiam dan penurut. Ia baru tiga bulan mondok di Al-Khoziny setelah lulus SD. Keinginannya masuk ponpes muncul karena ingin menyusul sang kakak, yang lebih dulu belajar di tempat yang sama dan kini melanjutkan kuliah di STAI Al-Khoziny Sidoarjo.

“Azka ini suka baca buku agama. Biasanya baca buku yang dibawa kakaknya dari pondok. Kalau di rumah jarang keluar, lebih banyak membaca,” kenang Rohim.

Sang kakak selamat dari tragedi karena sedang mengikuti perkuliahan di luar lokasi saat bangunan ambruk.

“Alhamdulillah, kakaknya selamat. Kalau tidak, entah bagaimana perasaan kami,” imbuhnya.

Doa dan Harapan di Tengah Duka

Kini keluarga hanya bisa berdoa agar Azka diterima di sisi Allah SWT.

“Kami ikhlas. Semoga anak saya tenang di sana dan menjadi jalan bagi kami menuju surga. Untuk keluarga lain yang senasib, semoga diberi kekuatan dan kesabaran,” tutur Rohim dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh petugas SAR yang tanpa lelah bekerja siang malam mencari korban.

“Mereka luar biasa. Tanpa mereka, mungkin anak saya belum ditemukan,” pungkas Rohim.

Hingga kini, proses evakuasi dan identifikasi korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dan DVI Polda Jatim.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Layla Aini

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten SidoarjoKeluarga KorbanPonpes Al Khoziny SidoarjoSidoarjo
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Berdatangan di Rumah Sakit, Sudah Kantong Ke-40 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID