JEMBER, Tugujatim.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) menghadirkan inovasi edukasi digital untuk lansia penderita Diabetes Mellitus melalui Virtual Assistant Nutrition Education Support Application (VANESA).
Program ini dilaksanakan di Teaching Factory (TEFA) Nutrition Care Center (NCC) dengan melibatkan 20 peserta kelompok Prolanis lansia serta kader kesehatan sebagai pendamping.
Kegiatan itu, dikemas dalam pengabdian bertajuk “Integrasi Edukasi Digital dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Virtual Assistant (VA) pada Penderita Diabetes Mellitus Kelompok Prolanis di Teaching Factory (TEFA) Nutrition Care Center (NCC)”.
Pengabdian ini diinisiasi oleh tim yang yang terdiri dari Rossalina Adi Wijayanti, S.KM., M.Kes.,; dr. Novita Nuraini, M.A.R.S.,; Riskha Dora C., D, S.Sos., M.H.Kes.,; Dr. Ir. Sri Sundari, M.Si.,; dan Dr. Tanti Kustiari, S.Sos., M.Si.,

Sebagai bagian dari skema pengabdian masyarakat berbasis Teaching Factory (TEFA) dengan dana PNBP Polije Tahun 2025. Sekaligus respons terhadap tingginya prevalensi diabetes dan terbatasnya akses edukasi berkelanjutan bagi lansia.
Ketua tim pengabdian, Rossalina Adi Wijayanti, S.KM., M.Kes., menyatakan bahwa VANESA bertujuan memperluas jangkauan layanan edukasi kesehatan di era digital. Pasalnya, kelompok ini kerap menghadapi kendala keterbatasan tenaga kesehatan, waktu, serta literasi digital yang rendah.
“Melalui inovasi ini, kami ingin memastikan bahwa edukasi dan pendampingan kesehatan dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk lansia. Teknologi seharusnya menjadi jembatan, bukan hambatan, dalam membangun masyarakat yang melek kesehatan dan mandiri,” ujar Rossalina.
Lebih lanjut, Rossalina menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta, tetapi juga memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan pengabdian masyarakat.

“Kami berharap VANESA menjadi contoh nyata bagaimana Teaching Factory dapat berperan sebagai pusat inovasi yang berdampak sosial. Ketika ilmu pengetahuan diterapkan secara langsung, manfaatnya akan terasa nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Politeknik Negeri Jember menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan edukasi digital dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi vokasi dalam mendukung kesehatan masyarakat dan ketahanan sosial di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








