MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pemkab Mojokerto akan memberikan perhatian penuh kepada siswa Sekolah Rakyat Mojokerto, terkhusus bagi siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).
Kadinsos Kabupaten Mojokerto, Tri Raharjo Murdianto menuturkan, pendampingan ini meliputi proses screening (pemeriksaan) hingga tindakan medis bila diperlukan. Siswa Sekolah Rakyat Mojokerto ditegaskan, memiliki hak setara, tak terkecuali bagi anak berkebutuhan khusus.
“Kami lakukan pendampingan, termasuk pendampingan medis ke Balai Sentra Surakarta,” tegasnya, Minggu (12/10/2025).
Masih kata Tri, proses pendataan kondisi tiap siswa merupakan tahapan wajib untuk Sekolah Rakyat. Hal ini seturut dengan tahapan pemeriksaan kesehatan berikut tes talenta.
“Tes kesehatan, tes talenta, semua tes yang dilakukan secara menyeluruh itu kami lakukan dan laporkan ke Kementerian (Sosial),” sambungnya.
Sementara itu, siswa yang kini bersekolah di Sekolah Rakyat Mojokerto tercatat sejumlah 50 orang. Tri memastikan bahwa jumlah siswa ini stabil, artinya tidak terdapat siwa yang mengundurkan diri atau kabur.
“Kabupaten Mojokerto aman, tidak ada yang mundur, bertahan 50 siswa. Di sini insya Allah aman terkendali,” tandasnya.
Sekda Mojokerto Teguh Gunarko turut menambahkan bahwa kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Mojokerto telah berjalan tanpa kendala berarti sejauh ini.
“Proses belajar berlangsung lancar tidak ada masalah berarti. Alhamdulillah siswa di sini sangat antusias dan senang mengikuti egiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








