• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wisata Kebonsari.

Puluhan pedagang di kawasan Parkiran Wisata Kebonsari Tuban mengadu soal menurunnya pendapatan sejak pandemi dan maraknya parkiran ilegal yang membuat pengunjung makin sepi, Senin (13/10/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Pedagang Parkiran Wisata Kebonsari Wadul ke DPRD Tuban, Ngeluh Sepi Pengunjung dan Parkir Ilegal

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Puluhan pedagang di kawasan Parkiran Wisata Kebonsari Tuban mendatangi ruang Paripurna DPRD, Senin siang (13/10/2025). Mereka mengadu soal menurunnya pendapatan sejak pandemi dan maraknya parkiran ilegal yang membuat pengunjung makin sepi.

Ketua Paguyuban Pedagang Parkiran Wisata Kebonsari Sutiyono menyampaikan, persoalan ini sudah berlangsung lama tanpa ada penyelesaian. Para pedagang merasa dirugikan karena sebagian besar bus wisata kini tidak lagi parkir di area resmi, melainkan di titik-titik lain yang tidak memiliki izin.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Tono, sapaan akrabnya, menuturkan, pendapatan para pedagang kini merosot drastis. Hari-hari yang dulu ramai peziarah kini hanya menghasilkan uang pas-pasan, bahkan tidak cukup untuk menutup biaya listrik dan retribusi kios.

“Sekarang Sabtu-Minggu paling dapat seratus ribu,” ujarnya singkat.

Baca Juga: Wonosari Agro Tourism: Wisata Edukatif di Kebun Teh Malang Bikin Segar Pikiran

Paguyuban yang beranggotakan sekitar 400 pedagang dan becak itu berharap pemerintah segera bertindak. Mereka meminta penertiban parkiran ilegal dan mengembalikan arus wisata ke area resmi milik Pemkab Tuban.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Tuban Suratmin menyebut pihaknya akan berdiskusi panjang dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mencari solusi bersama.

Legislator yang terpilih dua kali ini menjelaskan, sejak pandemi Covid-19, lokasi parkir wisata memang menyebar ke berbagai titik. Sehingga pengunjung tidak lagi terpusat di Kebonsari. Kondisi tersebut membuat ekonomi warga sekitar lesu.

Wisata Kebonsari Tuban.
Suasana puluhan pedagang Parkiran Wisata Kebonsari mengadu DPRD Tuban pada Senin (13/10/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Menurut dia, DPRD bersama pemerintah akan menata kembali sistem parkir agar lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau wisata ramai, otomatis ekonomi pedagang juga ikut bergerak,” kata Suratmin.

Politikus Partai Golkar ini menegaskan, rencana penataan sudah ada dan tinggal diimplementasikan. Nantinya, hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk memperbaiki sistem yang berjalan di lapangan.

Parkiran Wisata Kebonsari Jadi Titik Utama Bus

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Anthon Tri Laksono menjelaskan, pihaknya menyiapkan skema baru agar penataan parkir di kawasan wisata religi bisa lebih tertib.

Salah satu rencananya adalah menjadikan Parkiran Wisata Kebonsari sebagai titik utama bus wisata sebelum pengunjung melanjutkan perjalanan ke area ziarah maupun tempat wisata lainnya dengan transportasi pendukung.

Anthon menilai, konsep tersebut tidak hanya memberi kenyamanan bagi wisatawan, tetapi juga menghidupkan kembali perekonomian masyarakat di sekitar parkiran.

“Kalau fasilitas dan pelayanannya baik, orang akan senang datang ke Tuban,” ujar Anthon.

Terkait dugaan adanya parkiran ilegal, pihaknya masih menelusuri perizinan dan berencana melakukan pembahasan internal. Pemkab, dia melanjutkan, juga ingin memberdayakan masyarakat lokal agar semua pihak tetap mendapat bagian secara adil.

“Kami ingin semua tertata dan tidak saling rebutan,” tambahnya.

DLHP menargetkan proses penataan dan penerapan skema baru mulai berjalan pada akhir Oktober mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniParkiran Wisata Kebonsari TubanPedagang Parkiran Wisata KebonsariTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Mohamad Syafei Awards.

Bupati Jember Gus Fawait Raih “Mohamad Syafei Awards 2025” atas Dedikasi di Bidang Pendidikan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID