• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Santri di Malang.

Wali Kota Wahyu Hidayat memberikan pernyataan dalam aksi demo santri di Malang, Rabu (15/10/2025). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Pasca Demo, Wali Kota Wahyu Hidayat Siap Kawal Tuntutan Santri di Malang soal Narasi Trans7

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Wali Kota Wahyu Hidayat menyatakan siap mengawal tuntutan para santri di Malang pasca demo imbas tayangan program Trans7 yang mengulas budaya pesantren dengan narasi yang dinilai provokatif di depan gedung DPRD, Rabu (15/10/2025).

Wahyu Hidayat akan menindaklanjuti tuntutan para santri di Malang sehingga polemik Trans7 tidak meluas.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

“Saya harap tuntutan ini ditindaklanjuti pusat, segera. Agar bisa diantisipasi dampaknya,” ucapnya.

Dia prihatin dengan pihak yang tidak memahami kehidupan di pesantren namun justru berpandangan miring. Bagi dia, pesantren itu pilar pendidikan bangsa yang sudah ada sebelum republik ini berdiri.

“Tidak seperti yang disampaikan (Trans7). Pesantren adalah madrasah kehidupan, bukan feodalisme,” tegasnya.

Baca Juga: Ratusan Santri di Malang Demo di Gedung DPRD, Ini Tuntutan “Panca Gugatan” Imbas Tayangan Trans7

Dalam budaya pesantren, dia mengatakan, santri menjunjung tinggi nilai, adab, dan akhlak mulia yang diajarkan kiai.

“Keprihatinan ini harus segera ditindaklanjuti. Semoga pihak berwenang bertindak cepat dan tepat agar tidak ada perpecahan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi demo dilakukan ratusan santri yang tergabung dalam Santri Malang Menggugat di depan DPRD Kota Malang, Rabu (15/10/2025). Aksi santri di Malang ini buntut tayangan Trans7 yang dinilai provokatif soal pesantren.

Tayangan program Trans7 mengulas budaya Pesantren Lirboyo Kediri dengan bahasa pedas pada 13 Oktober 2025. Ulasannya menuai reaksi besar dari kalangan santri.

Dalam aksi itu, hadir ratusan santri, tokoh ulama, anggota DPRD Jatim Hikmah Bafaqih, jajaran DPRD Kota Malang, hingga mantan Wali Kota Malang Sutiaji.

Isi Tuntutan Para Santri di Malang Berupa 5 Poin Bernama “Panca Gugatan:

1. Segera cabut izin Trans7 sebagai media pemilik program yang berdampak buruk terhadap keutuhan bangsa. Media penyebar fitnah, corong kebencian, tak memilik basis etika moral jurnalisme, dan dampak buruk lainnya.

2. Segera tangkap para pihak manajemen Trans7 dan partner yang bertanggung jawab atas tayangan yang melecehkan, memfitnah, merendahkan para Masyayikh, santri dan pesantren.

3. Bekukan dan cabut izin Production House yang membuat program Expose Trans7.

4. Buatlah pertanggungjawaban programatik berupa tayangan yang bisa menyadarkan publik bahwa kesalahan ada dalam diri kalian, dan kemuliaan itu sungguh nyata ada dalam diri para kiai dan santri di pesantren.

5. Kami mendesak pemerintah menjadikan kejadian ini sebagai sebuah poin pembelajaran, agar bisa segera merumuskan kebijakan yang lebih menjamin keberlangsungan etika jurnalisme itu terjadi di Indonesia. Dan memberikan sanksi yang sekeras-kerasnya terhadap media apa pun yang melanggar, berupa pencabutan izin dan sejenisnya.

ras-kerasnya terhadap media apa pun yang melanggar, berupa pencabutan izin dan sejenisnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita Santri Malang MenggugatDemo santri di MalangDemo Santri Malang MenggugatKota Malang hari iniMalangTagar boikot Trans7Tagar Trans7 diboikotTayangan SARA Trans7
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Pemkab Situbondo.

Pemkab Situbondo Salurkan Dana Rp372 Juta pada Korban Gempa, Transparansi Jadi Prioritas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID