MALANG, Tugujatim.id – Berawal dari sekadar hobi bernyanyi di depan teman-teman, Daisy kini menjadi penyanyi muda yang karyanya mulai dikenal banyak orang.
Perjalanan musik Daisy tidak hanya menghadirkan karya yang indah, tetapi juga cerita inspiratif tentang keyakinan dan semangat untuk terus mengejar mimpi.
Baca Juga: Rilis Album Pertama, Penyanyi asal Malang Daisy Ekspresikan Kejujuran lewat “Tanpa Saring”
Yuk, Kenalan dengan Daisy!
Daisy adalah seorang penulis lagu dan penyanyi asal Kota Malang. Alumnus Jurusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Malang (UM) ini terjun di dunia musik sejak 2022 dengan EP (Extended Play) bertajuk “Imajinasi Rasa” yang memuat beberapa lagu, yaitu “Usai”, ” Resah”, Temani Disini”, “Singgah”, dan Skenario Rasa.
Daisy dikenal dengan gaya liriknya yang puitis dan melankolis dengan genre musik pop indie, folk, R&B, dan british pop. Lagunya sering kali membahas seputar perasaan, kehilangan, dan refleksi diri.
Perjalanan Musik Daisy
Daisy memulai mini tour pertamanya pada 2022 dengan melakukan Tour Cafe to Cafe untuk mempromosikan EP “Imajinasi Rasa” yang diselenggarakan di 9 kota, yaitu Malang, Batu, Mojokerto, Solo, Madiun, Jember, Bondowoso, Jogya, dan Sleman.
Kemudian pada Februari 2023, dia merilis EP kedua dengan tajuk “Hachii” yang berisi 4 lagu berjudul “Prosa Kelam”, “Fase Bulan”, “Ibu, Aku Rindu”, dan “Istirahatlah, Kamu Lelah”. Album ini merupakan salah satu yang direkomendasikan oleh Daisy karena sangat mencerminkan pribadinya.
“Daisy ada album judulnya Hachii. Kenapa Hachii? Karena kalau teman-teman tahu kartun Hachii yang lebah itu kan dekat dengan bunga ya, jadi berasa mencerminkan Daisy,” ujarnya.

Setelah itu, dia kembali meluncurkan karya musik baru pada Juli 2023 dengan judul “Teduh”. Karya inilah yang membawanya bertemu dengan siswa SMP dan SMA di Kota Malang. Daisy mengatakan, dia telah mengunjungi beberapa sekolah di Kota Malang.
“Di lagu Teduh ini kami ada project Goes to School, mulai dari teman-teman SMP sampai SMA. Kalau di sekitar Malang sendiri, sudah ke sekolah di daerah Kota Malang tentunya, Wagir, dan Batu,” kata Daisy.
Selain mempromosikan karya, hal ini juga dapat menjadi inspirasi bagi para siswa untuk dapat mengejar mimpi mereka, terutama yang ingin menjadi seorang penyanyi.
Tidak hanya berhenti di situ, pada akhir 2023 tepatnya bulan Desember, Daisy juga mengeluarkan single baru yang berjudul “Sulam Rindu”. Kemudian single “Lara” di bulan Mei 2024.
Baca Juga: 4 Komika Malang Bikin “Panas” Indie Corner, Penonton Full Senyum bareng Arom Dywarna
Awal 2025, dia kembali dengan single terbaru berjudul “Aku Itu Kamu” dan “Terima Kasih Kita” sebagai perjalanan menuju album perdananya. Daisy mengatakan, “Terima Kasih Kita” adalah lagu yang ditulisnya ketika patah hati.
“Tahun lalu tuh aku dekat sama cowok, tapi nggak berakhir bersama. Tapi nggak selalu nulis lagu waktu patah hati juga sih, patah hati pun Daisy nulis hal-hal baiknya, kayak lirik terima kasih kau telah ada,” tutur Daisy.
Setelah perjalanan yang begitu panjang, akhirnya Daisy merilis album perdananya pada 16 Oktober 2025 dengan judul ” Tanpa Saring”. Album ini terdiri dari 1 instrumen pembuka dan 8 lagu, yaitu “Kenapa Tidak”, “Sulam Rindu”, “Isyarat Rasa”, “Terimakasih Kita”, “Kamu Tak Pernah Ada”, “Aku Itu Kamu”, “Taruhan Takdir”, dan “Bukan Sekedar Lagu”.
Tour Luar Kota untuk Perilisan Album Perdana
Setelah merilis album baru, Daisy akan mempromosikannya di beberapa kota besar melalui tour. Dia mengatakan akan mengunjungi radio, unit kegiatan mahasiswa (UKM) kampus, hingga kota besar seperti Jakarta, Bali, dan Makassar.
“Saya pribadi ingin kunjungan ke radio dan UKM-UKM kampus. Selanjutnya akan tour ke luar kota, seperti Jakarta, Bali, dan Makassar,” kata Daisy.
Sebelumnya Daisy juga sering mengadakan pertemuan dengan para penggemar melalui GIGS. Dia mengatakan, bertemu di GIGS dan ngobrol bareng terasa lebih intim.
“Daisy suka ngadain GIGS terus ngobrol bareng gini karena di sini kita bisa lebih dekat, lebih intim,” ujarnya.
Bagi Daisy, perjalanan ini baru permulaan dari langkah panjang di dunia musik. Dia ingin terus tumbuh, mengeksplorasi, dan menyebarkan energi positif lewat setiap lagu yang diciptakan. Daisy percaya bahwa musik yang lahir dari kejujuran akan selalu menemukan jalannya menuju hati pendengar.
“Saya ingin berpesan kepada teman-teman untuk berani menyampaikan apa yang dirasakan, berani jujur apa pun untuk menyuarakan apa yang dirasakan agar orang lain tahu,” ujar Daisy.
Dengan semangat dan keberanian untuk terus berkarya, Daisy menjadi inspirasi bahwa mimpi sekecil apa pun akan berbuah nyata jika dijalani dengan belajar dan berusaha keras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nur Laila Khoriroh/Magang
Editor: Dwi Lindawati








