MALANG, Tugujatim.id – Indie Corner kali pertama menghadirkan empat komika di Kula Goods Coffee, Kota Malang, Jatim, Minggu malam (24/08/2025). Acara kolaborasi bareng komunitas Stand Up Indo Malang kali ini pun membuat ger-geran dan “panas” penonton.
Acara tersebut menjadi terobosan baru bagi Indie Corner yang selama ini lebih dikenal menggelar event GIGS musik. Untuk nuansa baru, pihaknya memilih menghadirkan hiburan stand up comedy.
Baca Juga: Ansori, sang Komika yang Menerobos Stigma lewat Tawa
Inisiator dan tim promotor Indie Corner Rizal Bachtiar mengatakan, acara ini menjadi penanda langkah baru dalam skema hiburan lokal. Menggandeng tempat nongkrong berkarakter hangat dan artistik, Kula Goods Coffee, Rizal menghadirkan atmosfer yang dekat dan personal.
“Kami hadir dengan nuansa baru untuk hiburan lokal Malang. Tentunya, menghadirkan atmosfer baru yang lebih dekat dan personal,” kata Ichal, sapaan akrabnya.

Suasana acara berlangsung meriah dengan gelak tawa dan antusias tinggi dari penonton yang hadir. Berbagai kalangan mulai dari mahasiswa hingga pengunjung umum lainnya tampak menikmati penampilan empat komika Malang. Mereka adalah Falah, Zaidan, Kipli, dan Hamzah, yang semuanya merupakan anggota komunitas Stand Up Indo Malang.
Salah satu komika, Falah, yang membuka penampilan menyinggung soal tema pendidikan dengan menyoroti isu gaji guru.
“Profesi guru itu terpandang, tapi gajinya tidak ikut terpandang,” ujarnya sambil mengutip semboyan Ki Hajar Dewantara, “Ing Ngarso Sing Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso” hingga membuat penonton tertegun.

Tidak kalah seru, tiga komika lainnya, yaitu Kipli, Zaidan, dan Hamzah juga membawakan materi komedi dengan tema-tema yang menghibur penonton. Keempat komika ini pun mengaku melakukan persiapan matang sebelum tampil.
“Kami rutin berlatih setiap hari Kamis bersama para senior di komunitas Stand Up Indo Malang,” ujar Kipli.

Mereka berharap komunitas Stand Up Indo Malang bisa terus berkembang bukan hanya dalam jumlah, tapi juga dalam kualitas dan keberanian menyuarakan isu-isu yang dekat dengan masyarakat. Dari panggung kecil di sudut kafe, lahir semangat besar untuk terus berkarya dan berbagi tawa yang bermakna.
Selain penampilan dari para komika Malang, acara ini juga turut dimeriahkan special performance dari penyanyi solo asal Bogor Arom Dywarna. Menyanyikan tiga lagu, Arom pun bikin full senyum penonton dengan lagu-lagunya beraliran modern folk. Bahkan, dia mengajak penonton ikut bernyanyi dengan lagu single pertamanya berjudul “Aksarindu”.

“Genggam, tanganku tertawa bersamaku, dan memelukku. Hilang, kan semua ragu hatimu padaku,percayalah padaku,” Arom mengajak penonton ikut bernyanyi.
Salah satu pengunjung bernama Alfian, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), ini memberikan kesan yang positif. Dia tidak menyangka di kafe menghadirkan stand up comedy.
“Seru, nggak ekspek ada acara stand up kecil-kecilan dan mensupport para komika kecil di Malang gitu. Menurutku tempatnya juga proper banget, nyamanlah, untuk acara pertama juga kan ya,” ujar pria berkacamata ini.
Dia berpesan agar Indie Corner menggelar acara seperti ini tiap tahun.
“Jadi setiap tahun ada, bisa lebih heboh, lebih bagus, dan lebih mewah,” tutupnya.

Sementara itu, pengunjung bernama Cahya juga memberikan kesan positif tentang acara ini.
“Aa surprise sih, aku jarang nonton stand up, seringnya nonton di TV aja atau via YouTube. Experience-nya beda kalau secara langsung, lebih seru ternyata bisa dapet bloopers yang nggak tayang di TV, sama bisa kenalan sama komunitas komikanya, pokoknya seru sih,” ujar Cahya.

Tidak hanya penampilan stand up comedy dan solois Bogor, Indie Corner juga bagi-bagi doorprize kepada penonton yang beruntung. Acara ini pun terselenggara berkat support Kula Goods Coffee dan dukungan media partner Berangkat Konser Mlg, Info GIGS Ngalam, dan Event Konser Malang sebagai bagian dari upaya mengembangkan industri hiburan lokal di Kota Malang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diandra Talifta, Novia Hilmiasari, dan Dela Adelatul Hasanah/Magang
Editor: Dwi Lindawati








