• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
mahasiswa Pendidikan Kimia UM.

Mahasiswa Pendidikan Kimia UM kembali menorehkan kontribusi di dunia pendidikan melalui Program Asistensi Mengajar (AM) di SMAN 1 Purwosari, Pasuruan. (Foto: dok UM)

Pengalaman Imelda Adistya, Mahasiswa Pendidikan Kimia UM Ikut Program Asistensi Mengajar di SMAN 1 Purwosari

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Menjadi guru bukan sekadar soal menyampaikan materi di kelas, tetapi juga membentuk karakter, memahami siswa, dan belajar dari setiap pengalaman. Hal itulah yang dirasakan Imelda Adistya Ayu Nuradilah, mahasiswa Pendidikan Kimia UM angkatan 2021, selama mengikuti Program Asistensi Mengajar (AM) di SMAN 1 Purwosari, Pasuruan.

Diketahui, Program Asistensi Mengajar ini dilaksanakan mulai 26 Agustus hingga 6 Desember 2024, memberikan kesempatan bagi mahasiswa UM untuk berperan langsung dalam proses pembelajaran sekaligus memahami dinamika dunia pendidikan di sekolah.

You might also like

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

21/07/2026 4:13 PM
Jember

Pemkab Jember Perkuat Layanan Homecare dan Telemedicine, Pasien Sulit Akses Puskesmas Akan Didatangi ke Rumah

21/07/2026 10:24 AM

Baca Juga: Mahasiswa UM Dorong Inovasi Pembelajaran Digital di SMAN 1 Pandaan

Sebelum terjun mengajar, para mahasiswa mempersiapkan modul ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD), serta media pembelajaran yang disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka.

Imelda sendiri bertanggung jawab mengajar mata pelajaran Kimia di kelas XII-B1 sekaligus terlibat dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Demokrasi di kelas X.

Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kebangsaan pada siswa.

mahasiswa UM di SMAN 1 Purwosari.
Aktivitas mahasiswa Pendidikan Kimia UM kembali di SMAN 1 Purwosari, Pasuruan. (Foto: dok UM)

Selain fokus pada kegiatan akademik, mahasiswa Pendidikan Kimia UM ini juga dilibatkan dalam berbagai aktivitas non-akademik sekolah. Imelda, misalnya, aktif mendampingi OSIS, mengelola laboratorium, membantu piket tata tertib, serta ikut dalam kegiatan pemilihan duta lingkungan.

Keterlibatan tersebut memperluas pandangan mahasiswa terhadap dunia pendidikan yang tidak hanya berpusat di ruang kelas, tetapi juga dalam membangun lingkungan sekolah yang dinamis dan partisipatif.

Tidak berhenti di situ, Imelda juga berkesempatan mengenal sisi administratif dunia pendidikan. Dia kerap membantu piket ruang guru dan lobi sekolah, berinteraksi langsung dengan guru dan tenaga kependidikan.

Melalui pengalaman ini, mahasiswa Pendidikan Kimia UM ini belajar mengenai manajemen sekolah, komunikasi efektif, dan etika kerja profesional.

WhatsApp Image 2025 10 21 at 15.40.57 1
Mahasiswa Pendidikan Kimia UM foto bersama guru SMAN 1 Purwosari, Pasuruan. (Foto: dok UM)

Menurut dia, menjadi guru bukan hanya soal menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga mengenal karakter siswa, memahami kebutuhan belajar mereka, serta menjadi teladan di setiap tindakan. Tantangan yang dihadapi selama program ini justru menjadi motivasi untuk terus belajar dan beradaptasi dengan beragam situasi pembelajaran.

Melalui Program Asistensi Mengajar Universitas Negeri Malang, banyak pengalaman berharga yang Imelda peroleh selama mengikuti Program Asistensi Mengajar. Bukan hanya sekadar kewajiban akademik, melainkan juga sarana pembelajaran kehidupan yang akan sangat berguna di masa depan.

Program ini juga menjadi jembatan penting bagi mahasiswa untuk bertransformasi dari calon pendidik menjadi sosok guru yang reflektif, empatik, dan inspiratif. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Asisten MengajarAsisten Mengajar mahasiswa UMBerita Kota Malang hari iniKota Malang hari iniMalangSMAN 1 Purwosari Pasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Jember

Pemkab Jember Perkuat Layanan Homecare dan Telemedicine, Pasien Sulit Akses Puskesmas Akan Didatangi ke Rumah

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:24 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan program Homecare dan Telemedicine guna memastikan masyarakat...

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat Jadi Upaya Penuhi Hak Anak atas Pendidikan Berkualitas

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 9:45 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan...

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat dan Renovasi Rumah Orang Tua Dipercepat, Kemensos-PKP Perkuat Sinergi

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 9:10 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat menjadi salah satu fokus sinergi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman...

Next Post
Program J-Keren.

Warisan Utang Rp214 Miliar Program J-Keren Hantui Pemerintahan Baru Jember, Ini Strategi Gus Fawait

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID