• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Siswa positif narkoba.

Wali Kota Eri Cahyadi (baju batik) gerak cepat hadapi kasus 15 siswa positif narkoba di Surabaya. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

15 Siswa Positif Narkoba, Pemkot Surabaya Bangun Pos Terpadu dan Lakukan Tes Acak di Sekolah

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat dan tegas setelah terungkapnya 15 siswa SMP yang positif menggunakan narkoba di kawasan Jalan Kunti. Temuan siswa positif narkoba ini membuat pemkot akan tes acak di sekolah-sekolah.

Bahkan, temuan itu menjadi alarm keras bagi kota, mendorong Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengumumkan deretan langkah strategis yang bukan hanya menyasar para siswa, tetapi juga menekan habis sumber peredaran yang selama ini meresahkan.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Eri menegaskan bahwa penanganan terhadap 15 siswa positif narkoba tersebut akan dibedakan berdasarkan perannya. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan mereka hanya sebagai pemakai, maka seluruh siswa akan menjalani rehabilitasi penuh, tanpa ancaman dikeluarkan dari sekolah.

Baca Juga: Bandar Narkoba Residivis Tertangkap Lagi, Simpan Hampir 1 Kg Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi

“Kalau dia terbukti sebagai pengedar, maka kami tetap lakukan rehabilitasi. Kami pulihkan kembali, kami kuatkan kembali agar anak ini punya semangat lagi untuk menjadi orang yang baik,” ucap Eri, Jumat (14/11/2025).

Dia menyebut kasus ini bukan semata kesalahan anak, tetapi cerminan lemahnya pengawasan di lingkungan terdekat.

“Anak tidak bisa dibebankan kepada guru. Yang terdekat adalah orang tua. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Buka Pos Terpadu di Jalan Kunti: Pusat Operasi Anti-Narkoba

Sebagai langkah struktural, pemkot bersama BNN, satpol PP, dan aparat terkait mendirikan pos terpadu di kawasan Jalan Kunti. Yang mana, lokasi yang disebut sudah lama menjadi titik aktivitas negatif.

Pos tersebut akan menjadi pusat komando pengawasan dan operasi rutin dalam memberantas peredaran narkoba.

“Waktunya tidak akan kami ekspos, karena memang tujuannya agar operasi bisa berjalan efektif,” jelas Eri.

Pemkot menyadari bahwa kawasan tersebut tidak bisa dibersihkan hanya dalam hitungan hari. Eri meminta keseriusan semua pihak.

“Ini sudah berlangsung lama. Kami butuh konsistensi dan komitmen dari kepolisian, BNN, pemkot, hingga warga,” terangnya.

Tes Narkoba Acak di Sekolah Lain

Untuk mencegah penyebaran ke sekolah-sekolah lain, Pemkot Surabaya akan melaksanakan tes narkoba berbasis sampling acak di sejumlah SMP dan SMA. Pemilihan sekolah dilakukan berdasarkan kajian BNN agar pemeriksaan lebih tepat sasaran.

“Kami akan lakukan sampling saja. Sekolah tertentu berdasarkan data,” imbuhnya.

Seruan untuk Orang Tua: Awasi Lebih Dekat

Di tengah upaya pemerintah dan aparat, Eri kembali mengingatkan bahwa pengawasan paling kuat tetap ada pada keluarga. Menurut dia, orang tua memiliki peran utama membentuk karakter dan kontrol perilaku anak.

Dengan rangkaian langkah masif ini, Pemkot Surabaya berharap kasus serupa tidak kembali muncul, sekaligus mengembalikan rasa aman bagi warga, terutama para orang tua.

“Ayo kita jaga anak-anak kita, jangan sampai mereka terjerat narkoba yang pasti merusak masa depannya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Layla Aini

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniKasus pelajar positif narkobaKota Surabaya hari iniSiswa di Surabaya positif narkobaSiswa Surabaya positif narkobaSurabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Cuaca di Jawa Timur.

Selalu Siaga! BMKG Prakirakan Cuaca di Jawa Timur Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat pada 15 November 2025

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID