• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
ilustrasi corona ventilator

Ilustrasi virus corona dan Covid-19 (Foto: Pixabay)

Keluar dari Zona Merah, Bupati Malang Targetkan Masyarakat Hidup Tanpa Covid-19

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang tampak mulai menurun hingga keluar dari zona merah. Bupati Malang, HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang terbebas dari Covid-19.

“Setelah ke zona oranye ini kita akan terus tingkatkan (penanganan Covid-19). Target saya nanti di Malang ini hidup tanpa Covid-19, bukan hidup bersama Covid-19,” ujar Sanusi, Minggu (29/8/2021).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Menurutnya, beberapa kecamatan di Kabupaten Malang sudah menunjukkan rendahnya penyebaran Covid-19. Bahkan dia mengaku di Kecamatan Kasembon sudah tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Bupati Malang, HM Sanusi. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) rsud lawang gaji ptt
Bupati Malang, HM Sanusi. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

“Ini di beberapa kecamatan sudah mengarah ke nol persen penyebaran Covid-19. Misalnya di Kecamatan Kasembon sudah habis. Kemudian di Kecamatan Wajak tinggal dua kasus aktif, kalau dua ini sembuh tentu akan habis. Jadi sudah tidak ada Covid-19,” jelasnya.

Sanusi mengatakan, penurunan kasus Covid-19 ini lantaran adanya program pemindahan warga isolasi mandiri (isoman) ke isolasi terpusat (isoter).

Disebutkan, saat ini ada 160 pasien dirawat di isoter dan 350 pasien dirawat di RS. Sementara sisanya, sebanyak 260 pasien atau 30 persen keseluruhan pasien aktif menjalani isoman.

“Jadi 30 persen masih isoman karena tidak memungkingkan dipindah ke isoter. Ada yang lansia, anak anak, kepala rumah tangga yang punya peliharaan ternak, ibu hamil dan menyusui,” ucapnya.

Sanusi mengatakan juga telah menginstruksikan Puskesmas dan Satgas Covid-19 untuk memantau isoman tersebut dengan penanganan pasien layaknya di isoter.

“Di desa desa sudah saya instruksikan ke puskesmas dan Satgas Covid-19 untuk diperlakukan sama dengan di isoter. Jadi rumahnya ditulisi isoter. Misalnya satu keluarga 5 orang, ya sudah itu dibuat isoter disitu,” paparnya.

Tags: berita malangberita Malang hari iniKabupaten MalangMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana (kanan) bersama Komandan Pomdam V/Brawijaya Kolonel Cpm Moh Sawi (kiri) dan mantan Food and Beverage Hotel The Trans Resort Seminyak Bali Noeris Achsan Asyari di resto Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. (Foto: Dokumen) tugu jatim

Dr Aqua Dwipayana Sharing Komunikasi dan Motivasi 10 Sesi di RS Bhakti Wira Tamtama Semarang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID