MOJOKERTO, Tugujatim.id – Rencana pemindahan pusat pemerintahan Mojokerto menarik perhatian warga. Pasalnya, bila rencana tersebut terjadi, harga jual tanah di kawasan pusat pemerintahan baru diyakini bakal meroket.
Tak pelak, warga kini berencana menahan menjual aset yang dimiliki. Baik berupa sawah maupun lahan siap pakai.
Syifa, warga Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengaku mempunyai lahan sawah sekira 120 meter persegi. Ia mengurungkan niatnya menjual aset tersebut.
“Kayaknya akan naik beberapa waktu ke depan. Ya karena rencana (pemindahan pusat pemerintahan) itu. Ini (aset) saya tahan saja, lihat kondisi ke depannya kayak gimana,” ujarnya, Selasa (02/12/2025).
Masih kata Syifa, dirinya memiliki aset sawah ini dari orang tuanya. Sedikitnya, sudah 2 tahun sawah tersebut ia kelola. Sementara, rencana pemindahan pusat pemerintahan mulai santer terdengar selama setahun belakangan.
“Yakin sih kalau tiap tahun (harga) tanah tambah naik. Memang naiknya (harga tanah) ya sedikit demi sedikit. Tapi ada rencana pemerintahan baru, yakin saja kalau harganya pasti naik tinggi nanti,” tandasnya.
Seperti diketahui, pemindahan pusat pemerintahan menjadi salah satu program andalan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto. Pasalnya, pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto hingga kini masih berada di wilayah Kota Mojokerto.
Bahkan, dari informasi yang diterima, studi kelayakan (feasibility study) dilakukan untuk rencana pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto ini. Dari keterangan resmi yang diterima, tim kajian dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memandang kawasan Stadion Gajah Mada, Jotangan, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, sebagai lokasi paling ideal sebagai pusat pemerintahan baru.
Area Stadion Gajah Mada dengan luas 5,2 hektare ini dinilai strategis, memiliki aksesibilitas tinggi, serta berpotensi menjadi kawasan pengembangan terpadu.
Selain itu, kawasan Mojosari dinilai tepat untuk menjadi pusat pemerintahan baru. Selain strategis karena berdekatan dengan fasilitas keamanan seperti kantor polisi dan militer, Mojosari juga dekat dengan akses jalan nasional, serta memiliki banyak tanah kas desa (TKD) yang bisa dimaksimalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








