TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pendapa Kridha Manunggal Tuban, Jumat (05/12/2025), sempat hening sesaat ketika satu sosok pegawai PPPK paro waktu perlahan digotong dua rekannya memasuki arena penyerahan SK. Langkah PPPK Tuban ini tertahan, tubuhnya condong menahan sakit, namun matanya tetap berbinar—penuh harap, bangga, dan semringah.
Dia adalah Suprat Febrianto, pegawai PPPK Tuban asal Kecamatan Plumpang. Meski kondisi kakinya masih terbalut sarung dan perban akibat kecelakaan lalu lintas sepekan sebelumnya, Suprat tetap memaksa diri hadir.
“Saya ingin merasakan sendiri bagaimana rasanya menerima SK,” ujarnya lirih namun tegas.
Baca Juga: Bupati Tuban Serahkan 684 SK PPPK Paro Waktu, Tegaskan Evaluasi Rutin Tiap Tiga Bulan
Suprat sudah mengabdi sebagai tenaga Satpol PP Tuban sejak 2017. Bertahun-tahun menjalani tugas, berpindah titik pengamanan, pulang larut, hingga sering kali bertaruh keselamatan. Perjuangan panjang itu akhirnya berbuah manis saat namanya masuk dalam daftar penerima SK PPPK paro waktu.
Ketika namanya dipanggil, dua rekannya menggotong tubuhnya. Namun, tetap dia yang mengulurkan tangan menerima ucapan langsung dari Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.
Tepuk tangan pun mengalir dari seluruh penjuru pendapa—bukan hanya sebagai ucapan selamat, tapi sebagai bentuk penghargaan atas kegigihannya.
“Perasaan saya dan teman-teman tentu sangat bangga. Pengabdian yang kami lakukan selama ini akhirnya mendapat apresiasi nyata dari pemerintah Kabupaten Tuban,” tandasnya.
Pegawai PPPK Tuban Alami Kecelakaan
Kecelakaan yang dialami Suprat terjadi mendadak. Dia ditabrak pengendara mabuk hingga salah satu jarinya harus diamputasi. Beberapa jahitan juga menutup luka yang memanjang. Kondisi itu membuatnya harus beristirahat total, tetapi dia tetap kukuh datang ke pendapa, menyeret semangat yang tidak pernah padam.
Rekan-rekannya bercerita: sebelum berangkat, Suprat sempat ragu. Namun, dia menolak absen di momen yang ditunggu bertahun-tahun.
“Saya harus hadir. Ini hasil perjuangan saya juga,” katanya.
Dalam keterbatasannya, Suprat tetap berharap banyak untuk masa depan PPPK paro waktu di Tuban. Dia menitip pesan kepada bupati, wakil bupati, dan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan kesejahteraan pegawai. Asa terbesarnya adalah status PPPK paro waktu ke depan bisa ditingkatkan menjadi penuh waktu.
“Semoga nasib kami ke depan bisa lebih baik. Semoga kesejahteraan lebih diperhatikan. Kami ingin terus mengabdi dengan maksimal,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








