JEMBER, Tugujatim.id – Organisasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menggelar operasi pemulihan infrastruktur air bersih pasca bencana banjir yang melanda sejumlah daerah Kamis (18/12/2025). Salah satunya menormalisasi sumur di Jember.
Operasi yang melibatkan tim Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) ini menyasar pemulihan sumur di Jember milik warga di tiga lokasi terdampak.
Baca Juga: UPDATE! Jumlah Terdampak Banjir Sungai Bedadung Jember 1.428 Keluarga
Lokasi yang menjadi sasaran operasi meliputi wilayah Kepatihan, Jember Lor, serta Kecamatan Pakusari. Pemilihan ketiga area tersebut didasarkan pada tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak akan air bersih di kawasan tersebut.
Menurut data lapangan, di wilayah Kepatihan berhasil dipulihkan 11 unit sumur disertai pembersihan 12 unit rumah warga. Sementara di Dusun Gempal, Pakusari, tim berhasil menangani 5 sumur dan 4 sumur lainnya diselesaikan di area Jember Lor.
Petugas Cegah Potensi Wabah Penyakit
Kepala PMI Jember Zainollah menjelaskan bahwa pengerahan tim hari ini merupakan respons terhadap aduan masyarakat mengenai kondisi sumber air yang membutuhkan penanganan segera.
“Tim lapangan kami telah dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk proses pengurasan dan pembersihan, sehingga sumur-sumur tersebut dapat kembali berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Operasi pemulihan ini mencakup berbagai tahapan penting, mulai dari pembersihan menyeluruh dinding sumur, pengeluaran air yang sudah tercemar, sampai pemberian treatment khusus guna mengembalikan kualitas air sesuai standar kesehatan yang berlaku.
Langkah pemulihan sumur di Jember ini dinilai krusial untuk mencegah potensi wabah penyakit yang dapat muncul akibat kondisi sanitasi yang tidak memadai di area terdampak banjir. Penerapan protokol keselamatan kerja juga menjadi prioritas mengingat aktivitas pembersihan sumur memiliki tingkat risiko yang tinggi bagi para petugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








