SURABAYA, Tugujatim.id – Suasana libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kebun Binatang Surabaya (KBS) semakin semarak dengan digelarnya parade satwa, pada Sabtu (27/12/2025).
Program khusus ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin berlibur sekaligus mendapatkan pengalaman belajar langsung tentang satwa.
Direktur Operasional PDTS KBS, Nurika Widyasanti, menjelaskan parade satwa dirancang sebagai sarana edukasi interaktif. Pengunjung tidak hanya menyaksikan, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan sejumlah satwa yang telah melalui pertimbangan ketat dari sisi keamanan.
“Parade satwa ini menjadi media edukasi langsung. Pengunjung bisa berinteraksi dengan satwa-satwa tertentu yang aman dan juga menarik, terutama bagi anak-anak,” kata Nurika.
Beragam satwa ikut ambil bagian dalam parade ini, mulai dari kuda poni, burung kakak tua, burung kakak tua raja, iguana, ular, hingga onta. Kehadiran satwa-satwa tersebut sukses menarik perhatian pengunjung yang antusias mengikuti jalannya parade sambil mengabadikan momen bersama keluarga.
Tak hanya parade, KBS juga memanfaatkan momentum libur akhir tahun untuk memperkenalkan maskot baru KBS, Komo Go, kepada masyarakat. Berbagai inovasi tema dan kegiatan pun disiapkan untuk menambah kenyamanan dan keseruan pengunjung selama berlibur.
“Antusiasme pengunjung sangat positif. Tadi terlihat banyak yang berfoto bersama dan berkumpul mengikuti parade,” imbuhnya.
Sebagai lembaga konservasi, KBS berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Sejak 24 Desember, jumlah pengunjung terus menunjukkan tren peningkatan.
“Hingga saat ini, total pengunjung hampir mencapai 50 ribu orang. Puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada Minggu, 28 Desember dan 1 Januari,” tutur Nurika.
Selama libur Natal dan Tahun Baru, KBS menargetkan sekitar 200 ribu pengunjung, atau meningkat minimal 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mendukung target tersebut, KBS menghadirkan sejumlah wahana dan layanan tambahan, seperti perahu wisata, kereta safari, serta penambahan sesi feeding satwa.
Selain itu, menurut Nurika, ada beberapa feeding favorit pengunjung antara lain feeding gajah, singa, pelikan, dan yang paling diminati adalah feeding kapibara. Nurika memastikan biaya feeding kapibara tetap sama dengan satwa lainnya tanpa kenaikan harga.
Menariknya, selama parade berlangsung, pengunjung dapat berfoto dan berinteraksi dengan satwa secara gratis selama masih berada di area parade.
Dari sisi keamanan dan kenyamanan, KBS telah melakukan koordinasi lintas sektor sejak dua pekan sebelum kegiatan. Pengaturan parkir, arus lalu lintas, hingga titik pengamanan dibahas bersama pihak terkait.
“Kami berkoordinasi dengan Dishub dan instansi lainnya untuk pengamanan serta pengaturan arus kendaraan dari area parkir,” ujarnya.
Tak hanya itu, untuk pengamanan internal juga diperkuat dengan penempatan petugas di titik-titik rawan, didukung oleh Satpol PP dan Linmas. Selain itu, KBS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dengan menyiapkan dua titik layanan kesehatan di area depan dan belakang dekat panggung.
“Alhamdulillah, hingga saat ini kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” pungkas Nurika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








