PASURUAN, Tugujatim.id – Ribuan rumah di dua kecamatan yakni Kecamatan Bangil dan Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jatim, sudah dua hari terendam banjir. Ketinggian air banjir Pasuruan rata-rata antara 20-50 cm.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengungkapkan bahwa banjir merendam permukiman sejak Sabtu malam (03/01/2026). Hingga saat ini banjir telah mulai surut namun masih ada sejumlah wilayah yang masih tergenangi banjir.
Baca Juga: Banjir Luapan Rendam Rumah Warga Mojokerto di Awal Tahun 2026
“Ada enam desa di Kecamatan Bangil dan Rejoso yang masih banjir,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi pada Senin (05/01/2026).
Sugeng merinci desa-desa di Kecamatan Rejoso yang masih tergenangi banjir Pasuruan. Di antaranya Desa Kedungbako dengan ketinggian air 15 cm dan Desa Kawisrejo dengan ketinggian air 10-50 cm.
Kemudian Desa Sadengrejo dengan ketinggian air 50 cm, lalu di Desa Toyaning masih ada genangan air setinggi 10-50 cm, dan di Desa Jarangan dengan ketinggian hingga 45 cm.
“Di Kecamatan Bangil, Desa Tambakan yang masih banjir, ketinggian air masih sekitar 10 cm,” ungkapnya.
Baca Juga: Kali Lamong Meluap, Belasan Rumah Warga Dawarblandong Mojokerto Terendam Banjir
Sugeng yakin genangan tidak akan terjadi terus dalam waktu lama sehingga diperkirakan genangan akan segera surut.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan sudah melaksanakan tindakan kedaruratan seperti pembagian makanan siap saji, camilan, dan bantuan logistik lainnya sejak banjir pertama menggenangi dua kecamatan tersebut.
“Kami telah menyalurkan bantuan makanan siap saji dan lainnya kepada warga terdampak. Semoga hujan deras tidak melanda kembali, sehingga banjir bisa segera surut,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








